Whatsapp Klaim Dark Mode Lebih Sehat Dimata, Benarkah ?

0

Info – Whatsapp Klaim Dark Mode Lebih Sehat Dimata, Benarkah ?, Dua aplikasi sosial media seperti Twitter dan Instagram telah terlebih dahulu merilis versi gelap mereka, alias dark mode. Mode ini bisa digunakan untuk Android maupun iOS.

Whatsapp akhirny megikuti jejak mereka dengan merilis versi dark mode untuk WA.

Dalam laman resminya, WhatsApp mengatakan tujuan perilisan mode baru ini adalah untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan dengan pencahayaan rendah.

Baca juga : Whatsapp Dark Mode Dapat Update, Seperti Apa Ya ?

“Mode gelap untuk WhatsApp menawarkan tampilan baru pada pengalaman yang akrab. Ini dirancang untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan cahaya rendah,” tulis WhatsApp.

Bagi banyak pengguna dengan gangguan atau kelainan penglihatan, dark mode menawarkan pengalaman yang lebih baik.

Contohnya orang dengan kelainan seperti fotofobia atau keratoconus, kondisi yang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya, mungkin lebih mudah membaca dengan tema gelap.

Tetapi, ternyata masih ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa menggunakan mode gelap di siang hari, di kantor yang terang benderang atau di ponsel, lebih baik daripada alternatif bagi sebagian besar orang.

“Saya tidak berpikir mode gelap memengaruhi kesehatan mata dengan cara apa pun, mengingat data yang ada di dalam literatur,” kata Euna Koo, seorang dokter mata di Stanford Byers Eye Institute.

“Durasi penggunaan kemungkinan jauh lebih penting daripada mode atau intensitas kecerahan perangkat,” sambungnya, dilansir dari Vice.

Baca juga : Berikut Fitur Terbaik Whatsapp Sering Dipakai Diseluruh Dunia

Sedangkan seorang profesor neurobiologi di University of Alabama di Birmingham, mencatat bahwa mode ini juga bermanfaat untuk tidur. Gamlin mempelajari sel-sel di retina mata yang menggerakkan ritme sirkadian manusia dan mendorong respons pupil.

“Menggunakan mode gelap di malam hari dan sebelum tidur diharapkan memiliki dampak yang lebih kecil pada ritme sirkardian dan siklus tidur serta bangun Anda,” katanya dilansir CNN Business.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More