Update Covid-19 Di Lamongan 14 April 2020, 23 Positif Lokasi Sebaran Semakin Meluas

By | April 14, 2020
Update Covid-19 Di Lamongan 14 April 2020, 23 Positif Lokasi Sebaran Semakin Meluas 1

Triknesia news – Kasus Positif Virus Corona atau Covid 19 di Kabupaten Lamongan semakin memprihatinkan. Selain karena cakupan persebaran semakin meluas. Juga Pasien Positif kembali bertambah.

Terkini, sebanyak 23 orang dinyatakan positif Covid-19 oleh Balitbangkes Kemenkes RI, ada 2 warga Lamongan dinyatakan positif oleh Institute of Tropical Disease Center (ITDC) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, 100 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta 236 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Hal itu disebutkan oleh dr Taufik Hidayat, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, penyebaran Covid-19 semakin hari semakin meluas, dari 8 kecamatan, kini telah menyebar di 11 kecamatan.

Yakni Kecamatan Sugio, Kedungpring, Sukodadi, Lamongan, Deket, Turi, Karangbinangun, Karanggeneng, Maduran, Solokuro dan Kecamatan Paciran.

“Kecamatan Turi dan Sukodadi ada 6 yang terkonfirmasi positif Covid-19, kemudian Kecamatan Lamongan ada 3, dan 8 kecamatan lainnya masing-masing 1 orang,” kata Taufik Hidayat, Senin (13/4/2020).

Baca juga : Cara Daftar Kartu Prakerja Di Situs www.Prakerja.go.id

Meluasnya wilayah penyebaran Covid-19 tersebut terjadi seiring dengan bertambahnya warga Lamongan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Balitbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yang saat ini telah mencapai 23 orang. Dari jumlah itu tidak semuanya diisolasi di rumah sakit.

“Hanya 10 yang diisolasi di rumah sakit, selebihnya isolasi mandiri di rumah masing-masing, tentunya dengan pengawasan petugas,” ucap Taufik.

Positif Covid 19 Di Lamongan paling Banyak Dari Klaster Pelatihan Haji Surabaya

Sebagian besar pasien yang positif masuk dalam klaster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, yang berlangsung 9-18 Maret 2020. Klaster ini menjadi salah satu titik penyebaran Covid-19 terbesar di Jawa Timur.

“Sebenarnya ada 26 pasien positif, dengan 11 pasien dari klaster Sukolilo (pelatihan haji), 10 lainnya punya kontak erat dengan klaster Sukolilo, dan 5 sisanya (masyarakat) umum, dan (anggota) TNI,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2020).

Taufik, yang juga menjabat sebagai juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan menjelaskan, dari 26 pasien positif tersebut, baru 23 orang yang sudah terkonfirmasi positif oleh Balitbangkes Kemenkes.

Sisanya dikonfirmasi positif oleh TDDC (Tropical Disease Diagnostic Center) atau BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Unair Surabaya. Data update yang dirilis akun Instagram resmi Dinkes Lamongan @dinkes_kablamongan sampai Minggu (12/4/2020) malam pukul 19.00 WIB, ada 23 kasus positif yang dirilis Balitbangkes Kemenkes.

Masing-masing berasal dari Kecamatan Sukodadi berjumlah 6 kasu, Lamongan Kota 3 kasus, 6 dari Kecamatan Turi, dan masing-masing 1 orang dari Kecamatan Sugio, Kedungpring, Deket, Karangbinangun, Karanggeneng, Maduran, Solokuro, dan Paciran. Melalui akun instagram resmi Dinkes Lamongan, untuk orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 280 orang, kemudian 236 orang berstatus ODP, dan 100 orang berstatus PDP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *