Update Covid 19 Di Bojonegoro 11 April 2020

By | April 11, 2020
Update Covid 19 Di Bojonegoro 11 April 2020 1

Triknesia.com news – Setelah menjadi Zona merah karena adanya Pasien dalam pengawasan di Bojonegoro, Pemda Bojonegoro terus memperketat pengawasan keluar masuknya orang di Kabupaten berjuluk angling dharma tersebut.

Update Data Sebaran COvid-19 di Bojonegoro 11 April 2020. Orang berstatus ODP (Orang Dalam Pengawasan) baru di Kabupaten Bojonegoro masih terus bertambah, dengan tambahan ODP baru, yaitu 4 orang.

Tambahan ODP itu tersebar di 3 Kecamatan yakni di wilayah Kecamatan Ngasem, Tambakrejo dan Kalitidu, sehingga total ODP di Kabupaten Bojonegoro saat ini ada 45 orang, Sabtu (11/4/2020).

Baca juga : Pegawai Puskesmas Di Turi Lamongan Ada Yang Tertular Covid-19

Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, saat ini masih ada penambahan ODP baru, sebanyak 4 orang. Sedangkan, orang yang lepas pemantauan dan dinyatakan sehat ada 6 orang. Sedangkan untuk PDP tetap masih ada 1 orang yang berasal dari Kecamatan Gondang

Masih menurut Masirin, bahwa angka tren ODP di Kabupaten Bojonegoro saat ini relatif stabil, namun dihimbau kepada masyarakat tetap harus terus antisipasi dan waspada akan penyebaran virus corona ini.

“Jumlah ODP yang telah selesai dalam pemantauan dinyatakan sehat secara kumulatif sebanyak 72 orang,” terang Masirin.

Lanjut Masirin, dari grafik pemantauan penambahan ODP baru yang paling tinggi ada pada tanggal 1 April lalu, yakni ada 12 penambahan ODP baru. Hanya saja, untuk orang yang lepas dari pemantuan paling banyak ada pada tanggal 30 maret 2020 lalu yaitu ada 10 orang.

Ditambahkan, Pemkab Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat yang datang dari luar kota utamanya daerah zona merah, agar segera mendatangi fasilitas kesehatan, puskesmas atau dokter terdekat agar diperiksa kondisi fisiknya. Selanjutnya mereka agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing.

“Dengan adanya tambahan ODP baru di Bojonegoro ini, kami berharap agar semua jajaran keamanan dan instansi vertikal, untuk melakukan penertiban masyarakat yang masih banyak berkumpul di luar rumah,” tandasnya.

Di akhir komentarnya, Masirin menegaskan, dilakukannya penertiban dan isolasi diri ini, bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga : Kumpulan Quotes Dan Status Stay at Home Untuk Fb, WA dan

“Sebaiknya, di rumah saja. Jika ada kepentingan di luar rumah, hendaknya menggunakan masker,” ujar pria asal Desa Sumberjo, Malo itu menegaskan.

Adapun data ODP di Kabupaten Bojonegoro, sebagai berikut:

Kecamatan Dander: 8 orang, Keamatan Padangan : 4 orang , Kecamatan Malo: 4 orang, Kecamatan Ngasem: 3 orang, Kecamatan Kalitidu 3 orang, Kecamatan Kapas: 3 orang, Kecamatan Temayang: 3 orang, Kecamatan Kedungadem: 3 orang, Kecamatan Baureno: 2 orang, Kecamatan Bojonegoro: 2 orang , Kecamatan Gondang: 2 orang, Kecamatan Tambakrejo: 2 orang, Kecamatan Ngraho: 1 orang, Kecamatan Ngambon: 1 orang, Kecamatan Bubulan: 1 orang, Kecamatan Sukosewu: 1 orang, Kecamatan Sugihwaras: 1 orang , Kecamatan Sumberrejo: 1 orang. Untuk status PDP di Bojonegoro ada 1 orang warga Kecamatan Gondang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *