Prestashop vs WooCommerce: Perbandingan Dua Jagoan Platform Toko On-line

prestashop vs woocommerce


Period digital membuat eksistensi bisnis on-line di Indonesia meningkat pesat dari tahun ke tahun. 

Bahkan laporan dari Service provider Machine, sebuah lembaga riset asal Inggris, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi peringkat pertama pertumbuhan ecommerce di dunia!

Kebayang seberapa besar pangsa pasar bisnis on-line di Indonesia?

Jika Anda tergiur dengan besarnya potensi tersebut, maka sudah saatnya bisnis Anda log on. Langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah membuat toko on-line. 

Tapi sebelum itu, Anda perlu mengetahui platform ecommerce untuk membangun toko on-line Anda secara lebih profesional.

Kali ini, kami akan menghadirkan perbandingan lengkap antara dua jagoan platform ecommerce, yaitu Prestashop dan WooCommerce.

Mari kita lanjut ke pembahasannya….

Kenalan dengan Platform Toko On-line: Prestashop dan WooCommerce

Platform ecommerce adalah teknologi berupa software program yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan toko on-line. 

Di dalamnya, sudah terdapat fitur-fitur penting bagi bisnis on-line. Misalnya, fitur pencarian produk, keranjang belanja, sistem pembayaran, dll. 

Baik Prestashop maupun WooCommerce, memiliki fitur untuk membangun dan mengelola toko on-line meski tanpa keahlian coding. Selain itu keduanya bersifat open supply, jadi sama-sama free of charge digunakan.

Tujuan dan sifatnyanya memang sama, tapi tetap saja ada perbedaan diantara keduanya. Yuk, kita kenalan dengan keduanya terlebih dahulu.

Sekilas Tentang Prestashop

Prestashop adalah salah satu software program platform toko on-line free of charge yang telah digunakan oleh 300.000 pengguna, dengan komunitas mencapai 1 juta orang.

Banyak perusahaan besar berskala global yang mempercayakan web site toko onlinenya pada Prestashop. Seperti Carrefour, McDonald’s Retailer, dan masih banyak lagi.

apa itu prestashop

Tidak perlu khawatir jika Anda masih pemula di dunia bisnis on-line. Karena tampilan dashboard Prestashop mudah dipahami, akan dibahas di artikel ini. 

Selain itu, komunitas yang kuat dengan member yang banyak akan membantu Anda menemukan jawaban lebih mudah jika terdapat kendala.

Sekilas Tentang WooCommerce

WooCommerce adalah software program open-source toko on-line yang dibangun di WordPress. Karena free of charge, WooCommerce memberi kesempatan pada siapapun untuk berbisnis on-line. 

apa itu woocommerce

Platform ini menjadi andalan bagi para pengguna WordPress. Karena pemasangan dan pengelolaan yang mudah. 

Baca juga: 7 Manfaat WooCommerce untuk Kesuksesan Bisnis On-line Anda

Mungkin karena itu, popularitas WooCommerce pada April 2020 menempati juara pertama dibandingkan platform toko on-line lainnya. 

jumlah pengguna platform toko online

Bahkan per Oktober 2020, terdapat lebih dari 5 juta toko online aktif menjalankan bisnis onlinenya dengan WooCommerce. 

Bedah Fitur Prestashop vs WooCommerce

Akhirnya kita sudah masuk ke inti pembahasan, nih. 

Kami akan membandingkan secara objektif untuk Anda, perbedaan antara dua platform yang saling bersaing berat ini. Element yang akan dibahas meliputi:

  1. Fitur
  2. Kemudahan Pengguna
  3. Kustomisasi Toko On-line
  4. Tema
  5. Opsi Pembayaran
  6. Keamanan
  7. Buyer Assist
  8. search engine marketing
  9. Biaya

Wow, lengkap sekali ya! Untuk dapat melihat rangkuman singkatnya, Anda bisa langsung scroll ke bagian paling bawah. 

Namun, agar Anda dapat menentukan pilihan yang terbaik, kami rekomendasikan membaca ulasan Prestashop vs WooCommerce berikut!

1. Fitur

Bagi platform toko on-line, fitur merupakan senjata utama untuk menarik perhatian pengguna. Dan kedua platform ini sudah memiliki fitur-fitur yang sangat fungsional bagi toko on-line. 

Keduanya memiliki persamaan fitur krusial seperti, keranjang belanja, pengaturan harga promo, katalog produk, analisis dan laporan penjualan, e-newsletter atau e mail otomatis, pengaturan search engine marketing.

Sedangkan fitur yang harus menggunakan Add-on di masing-masing platform adalah:

  • Fee Gateway – Untuk platform pembayaran yang digunakan di Indonesia. Misalnya, Midtrans, NicePay, Xendit, dll.
  • Wishlist – Fitur agar konsumen dapat menandai produk yang disukai.
  • Opsi transport – Agar dapat terintegrasi otomatis dengan jasa pengiriman di Indonesia.

Namun di antara semua kesamaan tersebut, tetap ada perbedaan. Apa saja? Anda akan mendapatkan jawabannya pada penjelasan berikut.

Fitur Prestashop

Fitur unggulan dari Prestashop adalah tampilan dashboard yang ramah pengguna, bersih, dan ringkas. Jika login ke dashboard Prestashop, seperti gambar inilah Anda akan disambut.

prestashop vs woocommerce: fitur platform toko online prestashop

Anda akan menemukan beberapa fitur yang yang tidak Anda temui di WooCommerce, yaitu:

  • Localization – Berfungsi untuk pengaturan lokasi, zona waktu, dan bahasa. Hal ini sangat berpengaruh pada proses transport, fee gateway, dan pajak.
  • Diagram Forecast – Menampilkan visitors, conversion, nilai rata-rata cart, dan penjualan.
  • Administration – Fitur untuk mengatur hak akses, profil, karyawan dan menu web site.

Secara keseluruhan, fitur yang diberikan Prestashop terbilang lengkap. Selain itu, di tiap menunya terdapat contoh sehingga pemula dapat membaca knowledge dengan mudah.

Fitur WooCommerce

Untuk dapat melihat fitur-fitur dari WooCommerce, Anda dapat login ke dashboard WordPress. 

prestashop vs woocommerce: fitur platform toko online woocommerce

Sedangkan, fitur WooCommerce yang tidak dapat Anda rasakan saat menggunakan Prestashop adalah:

  • Cell App – Anda dapat memantau toko on-line dengan ponsel.
  • Product Ranking and Assessment – Pelanggan dapat memberikan evaluate dan ranking produk Anda.
  • Fb for WooCommerce – Menghubungkan toko on-line ke Fb Retailers.
  • Market Builder – Mengembangkan toko on-line.
  • Integrasi API – Integrasi antara toko on-line Anda dengan layanan lainnya. 
  • E-mail Notifikasi untuk Admin – Anda akan mendapatkan e mail jika terdapat pesanan baru, pesanan yang dibatalkan, ataupun pesanan yang gagal.
  • E-mail Notifikasi untuk Pelanggan – Konsumen Anda akan mendapatkan e mail otomatis jika pesanannya ditunda, sedang dalam proses, order sudah selesai, proses refund order, bill order, catatan pembelian, reset password, dan pembuatan akun baru.

Jika ditelaah lebih dalam, fitur yang dihadirkan oleh WooCommerce terlihat lebih lengkap dan mendetail untuk skala toko on-line terutama untuk kebutuhan advertising dan promosi. 

2. Kemudahan Pengguna

Banyak pebisnis yang log on bermula dari bisnis offline. Ini karena bisnis on-line memang sangat menjanjikan. 

Namun, tidak sedikit pemilik bisnis on-line yang mungkin masih awam teknologi. Maka, seberapa mudah platform bisa digunakan pengguna menjadi hal yang krusial. 

Lalu, bagaimana perbandingan kemudahan pengguna yang ditawarkan Prestashop maupun WooCommerce?

Kemudahan Pengguna Prestashop

Jika Anda ingin merasakan sensasi mudahnya mengupload produk toko on-line, coba dulu Prestashop. Seperti tampilan di bawah, Anda dapat mengupload produk secara cepat dan praktis pada menu Catalog.

menggunakan prestashop dengan praktis dan mudah

Saat mengunggah produk baru, fitur yang disediakan Prestashop akan sangat membantu. Karena Anda dapat mengatur banyak hal, seperti search engine marketing, pengaturan pengiriman, harga grosir atau bahkan perhitungan pajak.

Dengan tampilan yang bersih dan tersusun, akan memudahkan pengguna untuk melakukan setting secara menyeluruh.

Hal ini juga berlaku bagi pengaturan dalam hal lain, misalnya pengaturan harga, promo, pajak, pengiriman, dll.

Kekurangannya, bagi para pemula kemungkinan akan sulit mengartikan opsi-opsi karena tidak adanya keterangan singkat di setiap opsi. 

Namun untungnya, hal ini bisa diakali dengan preview on-line. Jadi setiap melakukan pengaturan, Anda bisa melihat perubahannya secara langsung.

Kemudahan Pengguna WooCommerce

Sedangkan untuk penggunaan WooCommerce, tidak diperlukan usaha khusus. Anda dapat login ke dashboard WordPress seperti biasa, lalu masuk ke plugin WooCommerce yang sudah terpasang.

Caranya pun sangat mudah, pada tab Product, Anda hanya perlu mengklik Add New. Tada!

cara setting woocommerce mudah

Setiap kali Anda mengunggah produk baru, Anda dapat sekaligus men-setting produk tersebut, dengan opsi:

  • Common – Memungkinkan Anda mencantumkan harga asli dan diskon jika ada. Saat checkout, harga akan terkalkulasi secara otomatis.
  • Stock – Anda dapat menginput berapa stok produk yang tersedia atau bahkan jika produk sedang out of inventory.
  • Delivery – Anda dapat mengisi berat dan dimensi produk, serta memilih opsi pengiriman.
  • Linked Product – Cara ini memungkinkan Anda merekomendasikan produk lainnya kepada konsumen secara mudah dan menarik konsumen untuk ke halaman produk lainnya juga. Tujuannya, konsumen dapat melihat preview produk dengan kualitas lebih bagus (Upsells) dan preview produk serupa dengan yang ada di cart konsumen.

Secara tampilan, platform sangat mirip dengan tampilan editor WordPress dan setiap opsi dibuat sangat intuitif. 

Sehingga, Anda tidak perlu menyesuaikan diri dengan dua tampilan yang berbeda antara WordPress dan WooCommerce. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna baru.

Opsi untuk kemudahan pelanggan pun terbilang lengkap dengan beberapa opsi tambahan agar katalog produk Anda lebih maksimal. Contohnya, Anda dapat mengatur harga awal dan harga diskon, serta pajaknya. 

Selain itu, terdapat juga pengaturan untuk pengiriman, opsi attributes untuk pengaturan tambahan, dan advance yang dapat digunakan jika ada pengaturan khusus.

3. Kustomisasi Toko On-line

Saat membangun toko on-line, pastinya Anda menginginkan web site yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis Anda. Baik dalam segi tampilan, fitur, navigasi, bahkan transaksi. 

Itu mengapa faktor kustomisasi sangat penting untuk toko on-line Anda. Lalu, bagaimana perbedaan kustomisasi antara Prestashop dan WooCommerce? Mari kita bandingkan.

Kustomisasi Toko On-line Prestashop

Bagaimana jika fitur default dari Prestashop dirasa belum cukup? 

Maka solusinya adalah menggunakan module, layanan pihak ketiga yang dapat membantu mengkustomisasi toko on-line Anda sesuai kebutuhan. 

Misalnya, Anda ingin ada fitur pencarian, filter produk, fitur flash sale, atau cross-selling, dan masih banyak lainnya.

prestashop vs woocommerce: kustomisasi toko online di prestashop

Terdapat ribuan module yang tersedia. Anda dapat mencari module Prestashop dengan cepat dan praktis lewat filter pada tab di kiri layar. 

pencarian module prestashop

Atau dengan cara masuk ke menu Modules & Providers di dashboard. Gunakan fitur pencarian dan filter kategori agar lebih mudah. 

Ketika sudah menemukan module yang Anda cari, Anda akan dibawa otomatis ke halaman cart pembelian. Mudah kan!

Cara instalasi modulenya pun sangat mudah. Saat sudah membeli module, Anda dapat mendownload file .zip module dan menguploadnya ke menu Module & Providers.

cara upload module prestahop mudah

Dibandingkan WooCommerce, module Prestashop baru digunakan sekitar 100 hingga 900-an kali saja. Masih sangat jarang ditemukan module dengan pengguna mencapai ribuan. 

Harap dicatat, kebanyakan module di Prestashop memang berbayar. Tapi ada harga ada rupa, bukan?

Kustomisasi Toko On-line WooCommerce

Platform yang berbasis di WordPress ini memberikan Anda akses ke ribuan plugin milik WordPress. Tidak tanggung-tanggung, WordPress menyediakan lebih dari 50.000 plugin!

plugin wordpress

Jika dibandingkan dengan Prestashop, nampaknya WooCommerce lebih unggul karena selain pilihan plugin yang lebih banyak, plugin yang tersedia pun free of charge diinstal. 

Yang lebih penting, tiap plugins dari WordPress sudah memiliki puluhan ribu instalasi, jadi Anda tidak perlu khawatir mengenai performa tiap plugin.

Bahkan, WooCommerce juga merekomendasikan plugins yang berguna sesuai kebutuhan toko on-line. 

Misalnya seperti di bawah ini. WooCommerce memberi informasi bahwa plugin Google Advertisements dan Fb for WooCommerce sangat penting untuk meningkatkan pemesanan toko on-line Anda. 

prestashop vs woocommerce: rekomendasi otomatis plugin dari woocommerce

Dari puluhan ribu plugin yang ada, Anda tidak perlu bingung plugin mana yang harus Anda pasang. Kami telah merekomendasikan 10+ Plugin WooCommerce Terbaik untuk Toko On-line Anda. 

Meski dapat menggunakan versi free of charge, untuk mendapatkan performa yang lebih optimum, Anda dapat mengupgrade ke layanan Professional yang berbayar. Semua tergantung kebutuhan Anda!

Baca juga: 5+ Plugin Wishlist WooCommerce Terbaik

4. Tema

Tampilan toko on-line Anda adalah hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen. Maka, tema berperan penting dalam pembuatan toko on-line. 

Tapi template bukan hanya sekedar urusan tampilan, ia juga berpengaruh ke kenyamanan pengunjung ketika mengeksplorasi toko on-line Anda.

Menggunakan tema, Anda dapat mengemas fitur, layanan, dan produk dengan apik dan rapi.

Tema Prestashop

Di Prestashop, Anda dapat menyebut tema sebagai template. Terdapat 2.350 template yang dapat Anda pilih. 

Prestashop membantu Anda memilih template dengan filter lengkap di kiri layar seperti di bawah ini. Anda dapat mencari secara spesifik mulai dari kategori bisnis, bahasa template, evaluate, fashion, dan lainnya.

Bahkan Anda dapat mencari sesuai fungsi yang diinginkan. Misalnya, template dengan parallax scrolling, teroptimasi search engine marketing, adanya mega menu, dll.

prestashop vs woocommerce: template prestashop

Pilihan template dari Prestashop dilengkapi dengan preview tampilan cellular. Maka meski berbayar, template tersebut sudah dipastikan memiliki tampilan responsif. 

Dari ribuan template yang ada, beda harga beda pula daftar fitur yang ditawarkan. Template Prestashop dibanderol mulai dari USD 60 hingga yang termahal USD 540.

Price it?

Mari ambil contoh salah satu template dengan ranking terbaik di kisaran harga USD 80.

Dengan price range segitu, Anda sudah bisa mendapatkan fitur “wow”, seperti a number of homepage, 30+ widgets, berbagai tipe structure, serta fitur web page builder. 

Tema WooCommerce

WordPress memiliki lebih dari 7 ribu tema dan terdapat 1.107 tema yang kompatibel dengan WooCommerce. 

Baca juga: 5+ WooCommerce Themes Terbaik 2020

prestashop vs woocommerce: tema woocommerce di wordpress

Terdapat beberapa tema WordPress yang memiliki 50.000 lebih instalasi. Anda dapat melihat element informatif berisi deskripsi, keunggulan, jumlah instalasi aktif, ranking, bahkan statistik unduhan per hari. 

Dengan begitu, Anda dapat menimbang mana tema terbaik yang paling cocok untuk toko on-line Anda.

tema woocommerce

Meski tema dapat didownload secara free of charge, namun masih dalam versi yang fiturnya sangat terbatas untuk sekelas toko on-line.

Jika ingin memiliki fitur-fitur premium dan fungsi yang lebih optimum, Anda dapat improve ke versi Professional.

5. Opsi Pembayaran

Kedua platform toko on-line ini menyediakan opsi pembayaran untuk memudahkan proses transaksi pelanggan Anda. 

Namun, memang terdapat perbedaan pada proses pengaturannya. Berikut akan kami ulas bagaimana opsi pembayaran keduanya dan apakah mendukung fee gateway di Indonesia.

Baca juga: Fee Gateway: Metode Pembayaran untuk Bisnis On-line

Opsi Pembayaran Prestashop

Metode pembayaran default yang disediakan oleh Prestashop ada dua, yaitu melalui Financial institution Switch dan Funds by Test. 

Dengan begitu, selain dapat menerima pembayaran melalui switch antarbank lokal, Anda dapat menerima dan mengkonfirmasi pembayaran dengan cara cek handbook.

opsi payment prestashop

Namun, jika menurut kedua Anda cara tersebut masih belum lengkap, Anda dapat menambahkan metode pembayaran yang lain dengan module. 

Tersedia beberapa module fee gateway yang berlaku di Indonesia yaitu, Midtrans, NicePay, dan Xfers. Harga yang dipatok rata-rata USD 50 tiap module. Hm, harga yang sepadan dengan fungsinya.

Selain itu, ada juga module transport atau pengiriman JNE dan TIKI yang sudah sangat acquainted.

payment gateway indonesia di prestashop

Opsi Pembayaran WooCommerce

Metode pembayaran utama yang ada di WooCommerce adalah PayPal dan Stripe. 

Untuk menambahkan metode pembayarannya, Anda dapat menyetel pengaturannya di tab WooCommerce pada bagian Setting > Funds kapanpun Anda mau. 

Baca juga: Panduan Lengkap Setting PayPal WooCommerce dengan Mudah

opsi pembayaran default dari woocommerce

Seperti tampilan di atas, terdapat beberapa metode pembayaran yang dapat dijalankan demi kenyamanan konsumen. Misalnya, switch financial institution, pengecekan handbook, money on supply, dan PayPal.

Agar lebih memudahkan konsumen dengan memberi opsi pembayaran yang lebih bervariasi, Anda dapat menambah plugin

Di WordPress sendiri sudah tersedia beberapa fee gateway yang dapat digunakan di Indonesia, seperti Midtrans, iPaymu, Xendit, dan NicePay.

6. Keamanan

Ingatlah selalu bahwa toko on-line yang Anda bangun berada di web. 

Itu artinya selalu ada kemungkinan untuk toko on-line Anda diretas kapanpun, dimanapun, dan oleh siapapun. Terlebih lagi toko on-line memiliki  banyak knowledge sensitif yang bisa jadi sasaran empuk hacker.

Baca juga: Mengenal Cyber Crime, Kejahatan On-line yang Wajib Diwaspadai

Tapi jangan takut, Anda dapat memastikan keamanan toko on-line terjaga di kedua platform ini. Karena masing-masing memiliki tingkat resiko dan keunggulannya masing-masing.

Keamanan Prestashop

Karena Prestashop berdiri secara self-hosted, maka yang harus dilakukan untuk menjamin keamanan toko on-line adalah memilih layanan internet hosting yang tepat sebagai perlindungan pertama bagi web site Anda. 

Selain itu, Prestashop menyediakan module keamanan untuk berbagai kebutuhan.

Misalnya, keamanan proses registrasi dan order produk oleh konsumen, proses checkout, pembayaran, password dan lain-lain.  

Biasanya module-module tersebut berbayar, karena digunakan untuk melindungi sisi very important dari web site Anda. Dan kebanyakan module yang tersedia memiliki ranking di atas bintang empat alias evaluate yang terjamin!

module tambahan untuk keamanan prestashop

Baca juga: 12+ Ideas Lengkap Cara Meningkatkan Keamanan Web site Anda [Terbaru]

Keamanan WooCommerce

Untuk segi keamanan, nampaknya platform ini memerlukan sedikit perhatian lebih. Ketenaran yang dimiliki WordPress menjadikannya sasaran empuk dari kejahatan web. 

Karena WooCommerce berdiri di dalam WordPress, sudah pasti akan menimbulkan kekhawatiran, bukan? 

Sebagai layer pertama keamanan toko on-line Anda, tentunya WooCommerce membutuhkan internet hosting yang tepat.

Tenang, pada dasarnya keamanan WordPress sudah mumpuni. Ditambah jika Anda menggunakan two two-factor authentication dan beberapa cara lainnya. 

Selain itu, menambah plugin juga ampuh meningkatkan keamanan di toko on-line Anda. Salah satu yang paling direkomendasikan oleh WooCommerce adalah Jetpack. 

Misalnya, untuk sistem autentikasi pelanggan, melindungi data-data very important, mencegah spam, bahkan memberikan statistik penjualan Anda secara lengkap.

Bukan hanya Jetpack, Anda juga bisa menambah proteksi dengan plugin yang lain. Dan jangan lupa untuk selalu mengupdate versi WordPress, tema, dan plugin, ya!

Baca juga: 19 Ideas Agar Web site WordPress Anda Lebih Aman

plugin keamanan woocommerce

Baca juga: Segera Cek Keamanan Web site dengan 20+ Instruments Free of charge Ini!

7. Buyer Assist

Kedua platform ini menyediakan layanan assist pelanggan. Karena tidak jarang, pebisnis yang log on masih belum begitu acquainted dengan dunia teknologi.

Untuk lebih membantu Anda dalam memilih, akan kami jelaskan layanan buyer assist yang diberikan oleh masing-masing platform.

Buyer Assist Prestashop

Prestashop dilengkapi dengan sejumlah forum di situs resminya. Biasanya, discussion board tersebut dibedakan berdasarkan negara untuk tujuan kemudahan bahasa. 

Untuk discussion board dalam bahasa Indonesia sendiri, isinya sudah  lebih dari 10.000 orang. 

prestashop vs woocommerce: forum support resmi dari prestashop

Discussion board ini juga membangun komunitas pengguna Prestashop dengan 1 juta lebih anggota, yang sudah membahas lebih dari 500 ribu topik. 

Banyaknya member menjadikan discussion board ini aktif saling menjawab tiap topik atau pertanyaan. Waktu respon pun terhitung cepat. 

Buyer Assist WooCommerce

Sebenarnya, WooCommerce sudah menyediakan berbagai dokumentasi yang berisi tutorial lengkap dan dapat Anda obtain secara free of charge.

Selain itu, terdapat FAQ (Ceaselessly Requested Query) atau pertanyaan yang sering muncul. Namun, jika Anda memiliki pertanyaan atau kendala di luar FAQ, Anda juga dapat menanyakannya pada laman resmi WooCommerce.

prestashop vs woocommerce: bantuan faq woocommerce

Lebih hebatnya lagi, platform ini berani menyediakan garansi uang kembali.

Hal ini berlaku jika dalam 30 hari pertama pemakaian, Anda mendapatkan kendala tanpa solusi dan merasa WooCommerce tidak cocok untuk toko on-line Anda. 

Karena WooCommerce berdiri dengan WordPress sebagai pijakannya, maka Anda juga dapat memanfaatkan forum WordPress

Discussion board tersebut biasanya mendiskusikan berbagai hal atau masalah yang dialami pengguna. Baik dari segi layanan WordPress, WooCommerce, dan plugin lainnya yang mungkin Anda gunakan.

Tidak sedikit masalah yang terselesaikan karena saran dari ribuan pengguna WordPress di seluruh dunia!

8. search engine marketing

Hal yang tidak kalah penting bagi performa toko on-line search engine marketing atau Search Engine Optimization. Dengan search engine marketing, toko on-line Anda dapat muncul di halaman pertama Google. 

Mengapa harus begitu?

Logikanya, jika toko on-line Anda berada di peringkat pertama Google, tentu toko on-line Anda akan semakin terlihat. Kalau sudah begitu, bisnis Anda akan lebih terpercaya dan penjualan pun meningkat.

Baca juga: Panduan Lengkap Native search engine marketing untuk kesuksesan Bisnis On-line Anda

search engine marketing Prestashop

Sebenarnya Prestashop cukup mendukung dalam pengoptimalan search engine marketing. Terbukti dengan adanya opsi khusus search engine marketing dan Anda dapat mengatur judul halaman, meta deskripsi, key phrase, dan URL. 

prestashop vs woocommerce: optimasi SEO default di prestashop

Namun, variabel bawaan di atas belum cukup lengkap untuk membantu performa search engine marketing. Seperti belum adanya opsi penggunaan lengthy tail key phrase, search engine marketing ALT photos, dan lain-lain. 

Untuk menyiasatinya, Anda dapat menggunakan module. Berbayar memang, tetapi cukup untuk membantu meningkatkan kualitas search engine marketing toko on-line Anda. 

module SEO untuk prestashop

search engine marketing WooCommerce

Lagi-lagi karena WooCommerce berbasis WordPress, maka Anda dapat menggunakan ratusan plugin optimasi search engine marketing secara free of charge. Hal itu adalah keunggulan yang sangat menguntungkan bagi pengguna WooCommerce. 

prestashop vs woocommerce: plugin SEO untuk woocommerce

Seperti contoh, Anda dapat menggunakan plugin Yoast search engine marketing yang sudah digunakan lebih dari 5 juta pengguna. Plugin ini berisi variabel search engine marketing lebih lengkap dan praktis.

search engine marketing pun juga bisa dioptimasi dengan memasang tema WordPress yang search engine marketing Pleasant agar lebih maksimal. Karena WooCommerce sepaket dengan WordPress, maka pengaturan search engine marketing jauh lebih praktis, element dan bervariasi. 

Baca juga: 15 Trik search engine marketing Ampuh untuk Web site Toko On-line

9. Biaya

Jangan khawatir, biaya untuk membuat toko on-line tidak sebesar membangun bisnis offline, kok. Anda dapat menghemat segala biaya, mulai dari pembuatan, keamanan, bahkan operasional web site. 

Karena berbasis web site, hal pertama yang dibutuhkan adalah internet hosting sebagai rumah knowledge web site Anda. Pastikan memilih layanan internet hosting yang terpercaya dan memiliki kredibilitas yang kuat. 

Seperti triknesia yang menyediakan internet hosting dengan fitur mengagumkan dan harga bersaing untuk skala bisnis.

salah satu biaya membuat toko online

Kali ini, kami akan menggunakan limitless internet hosting paket bisnis triknesia sebagai salah satu indikator perbandingan biaya. 

Sedangkan untuk biaya add-on akan dihitung yang paling penting digunakan. Estimasi biaya keseluruhan akan dihitung per tahun. 

Jadi, Anda akan mendapatkan gambaran biaya per tahun untuk membangun toko on-line. Dan, mari kita bandingkan biaya lainnya.

Biaya Prestashop

Awalnya, software program Prestashop harus diunduh secara handbook. Meski free of charge, sayangnya tidak cukup mudah dipasang dan digunakan. Diperlukan ability khusus coding agar Prestashop dapat siap dengan optimum. 

Karena kali ini kita menggunakan layanan internet hosting triknesia, maka Anda tidak perlu repot menginstal handbook. Anda dapat memasang Prestashop melalui cpanel di member space triknesia. 

Nah, berikut rincian biaya yang harus Anda siapkan jika ingin menggunakan platform ini:

KebutuhanEstimasi Biaya
Paket internet hosting bisnis triknesia, sekitar Rp85.724/bulan, dibayar per tahun.Rp1.028.688
Area, free of charge tanpa biaya.Rp0
Template, bervariasi sekitar USD60 hingga USD350.Rp1.376.519 atau €79,99
Module Fee Gateway MidtransRp860.577 atau €49,99
Module Delivery JNERp860.577 atau €49,99
Module search engine marketing OptimizerRp1.376.519 atau €79,99
Module Web page Builder ElementorRp1.376.519 atau €79,99
Whole Estimasi PrestashopRp6.879.419

Harap dicatat bahwa harga tersebut hanyalah estimasi, bisa lebih murah atau mahal tergantung kebutuhan toko on-line Anda. 

Biaya WooCommerce

Anda dapat memasang plugin WooCommerce di WordPress dengan free of charge, tis, tis! Anda hanya akan mengeluarkan uang untuk lainnya seperti simulasi di bawah ini:

KebutuhanEstimasi Biaya
Paket internet hosting bisnis triknesia, sekitar Rp85.724/bulan, dibayar per tahun.Rp1.028.688
Area, free of charge tanpa biaya.Rp0
Template, contoh estimasi : GeneratePress Premium Rp612.524 atau USD44
Plugin Fee Gateway Midtrans (Free of charge)Rp0 
Plugin Delivery JNE (Unique Model)Rp300.000
Plugin Yoast search engine marketing ProfessionalRp1.238.969 atau USD89
Plugin Web page Builder (Opsional)Rp682.129 atau USD49
Whole Estimasi WooCommerceRp3.862.310

Yang free of charge di dunia ini hanyalah kasih sayang ibu, membuat toko on-line tentu tidak hehehe. Namun, sampai disini Anda dapat membandingkan, mana harga yang lebih sepadan dengan fitur-fitur tiap platform.

Baca juga: Mahal atau Murah? Inilah Biaya Pembuatan Web site di 2020

Perbandingan Prestashop vs WooCommerce

Setelah membahas secara menyeluruh mengenai Prestashop dan WooCommerce. Maka saatnya kita bandingkan keduanya. Kira-kira mana ya yang lebih menguntungkan? 

PerbandinganPrestashopWooCommerce
FiturFitur setting toko on-line lengkap dan memberikan diagram forecast sebagai laporan statistik.Fitur lengkap, mendetail, dan mendukung proses advertising.
Kemudahan PenggunaPengaturan lengkap dan tersusun, sehingga memudahkan setting secara menyeluruh.Sangat cocok bagi pemula karena fitur yang simpel, mudah digunakan, dan tersedia aplikasi cellular WooCommerce.
Kostumisasi Toko On-linePenambahan module praktis dan cepat, tapi didominasi add-on berbayar.Hampir semua opsi setting dapat ditingkatkan dengan plugin. 
TemaSemuanya berbayar tapi memberikan fitur dan preview lengkap.Variatif tapi tidak semua tema kompatibel dengan WooCommerce.
Opsi PembayaranMendukung fee gateway lokal yaitu, Midtrans, NicePay, dan Xfers. Mendukung fee gateway lokal seperti, Midtrans, iPaymu, Xendit, dan NicePay.
KeamananKeamanan dua lapis : internet hosting + module di setiap opsi.Keamanan tiga lapis: internet hosting + WordPress + plugin.
Buyer AssistDiscussion board beranggotakan >1 juta member), dilengkapi dengan dokumentasi lengkap.Assist ticket di laman resmi, discussion board bantuan di WordPress, discussion board resmi WooCommerce, dokumentasi lengkap.
search engine marketingAda fitur bawaan tapi tetap membutuhkan module.Praktis dan element karena jadi satu dengan WordPress optimasi dapat  lebih maksimal dengan tambahan plugin search engine marketing.
BiayaEstimasi biaya Rp6.879.419, free of charge hanya untuk module tertentu.Estimasi biaya Rp3.862.310, banyak plugin dan tema free of charge dari WordPress.

Baca Juga: Shopify vs WooCommerce: Mana yang Lebih Baik?

Mana Platform Pilihanmu?

Untuk membuat toko on-line, Anda perlu mempertimbangkan pemilihan platform dengan sangat hati-hati. 

Jika Anda pemula dalam dunia digital, maka WooCommerce bisa menjadi pilihan yang tepat.

Selain lebih terjangkau, platform ini juga berada di dalam WordPress. Sehingga pengelolaannya pun tidak terlalu sulit dan sangat cocok bagi web site berskala kecil hingga menengah.

Namun, jika memiliki price range lebih dan menginginkan tampilan web site yang ekslusif, Anda dapat memilih Prestashop.

Platform ini sangat cocok bagi Anda yang ingin membangun web site toko on-line dengan skala menengah atau besar. 

Baik Prestashop maupun WooCommerce, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Tapi tenang saja, keduanya sangat mumpuni untuk memenuhi kebutuhan toko on-line Anda.

Apapun pilihan Anda, keduanya tetap membutuhkan internet hosting dengan server yang keamanannya terjaga dan kecepatan yang stabil. 

Terlebih lagi bagi sekelas web site toko on-line, diperlukan kemudahan pengelolaan, akses yang cepat dan selalu on-line.

Semuanya ada dalam layanan Cloud Internet hosting triknesia, yang dapat memenuhi besarnya kebutuhan sumber daya server Anda. 

Jadi, Anda pilih yang mana?

Dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *