Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Perbedaan Kapasitor Running dan Starting, Fungsi dan Cara Kerjanya

perbedaan kapasitor running dan starting

Perbedaan Kapasitor Running dan Starting, Fungsi dan Cara Kerjanya

Kapasitor adalah salah satu komponen penting dalam rangkaian listrik, termasuk dalam sistem pendinginan seperti AC atau lemari es. Kapasitor berfungsi untuk menyimpan energi listrik dan melepaskannya pada saat dibutuhkan. Dalam sistem pendinginan, terdapat dua jenis kapasitor yang umum digunakan, yaitu kapasitor running dan kapasitor starting.

Perbedaan utama antara kapasitor running dan kapasitor starting terletak pada nilai kapasitansinya. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil dibandingkan dengan kapasitor starting. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor AC atau lemari es saat beroperasi. Sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan. Kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar dan hanya bekerja pada saat motor kompresor dinyalakan. Setelah motor kompresor mencapai putaran yang stabil, kapasitor starting akan terputus dari rangkaian.

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya agar dapat memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa perbedaan utama antara kapasitor running dan kapasitor starting:

perbedaan kapasitor running dan starting

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki beberapa perbedaan utama, di antaranya:

  • Nilai kapasitansi berbeda
  • Fungsi berbeda
  • Cara kerja berbeda
  • Ukuran fisik berbeda
  • Harga berbeda
  • Masa pakai berbeda
  • Aplikasi berbeda
  • Jenis berbeda
  • Penempatan berbeda

Perbedaan-perbedaan tersebut membuat kapasitor running dan kapasitor starting memiliki peran yang berbeda dalam sistem pendinginan. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

Nilai kapasitansi berbeda

Nilai kapasitansi merupakan salah satu perbedaan utama antara kapasitor running dan kapasitor starting. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil dibandingkan dengan kapasitor starting.

  • Kapasitor running:

    Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang berkisar antara 2 hingga 10 mikrofarad.

  • Kapasitor starting:

    Kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang berkisar antara 50 hingga 100 mikrofarad.

  • Perbedaan nilai kapasitansi:

    Perbedaan nilai kapasitansi antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan fungsinya. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

  • Pengaruh nilai kapasitansi:

    Nilai kapasitansi kapasitor running dan kapasitor starting mempengaruhi kinerja sistem pendinginan. Nilai kapasitansi yang terlalu kecil dapat menyebabkan motor kompresor tidak dapat bekerja dengan baik, sedangkan nilai kapasitansi yang terlalu besar dapat menyebabkan motor kompresor bekerja terlalu berat.

Oleh karena itu, penting untuk memilih kapasitor running dan kapasitor starting dengan nilai kapasitansi yang tepat sesuai dengan kebutuhan sistem pendinginan.

Fungsi berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki fungsi yang berbeda dalam sistem pendinginan.

Kapasitor running:

  • Berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor.
  • Membantu motor kompresor untuk mengatasi beban awal saat dinyalakan.
  • Menjaga motor kompresor agar tetap beroperasi dengan lancar dan stabil.

Kapasitor starting:

  • Berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.
  • Membantu motor kompresor untuk mencapai putaran yang stabil dengan cepat.
  • Setelah motor kompresor mencapai putaran yang stabil, kapasitor starting akan terputus dari rangkaian.

Perbedaan fungsi antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan nilai kapasitansinya. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil, sehingga dapat menyimpan lebih sedikit energi listrik. Sedangkan kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar, sehingga dapat menyimpan lebih banyak energi listrik.

Energi listrik yang disimpan oleh kapasitor starting akan dilepaskan pada saat motor kompresor dinyalakan. Energi listrik tersebut akan membantu motor kompresor untuk mencapai putaran yang stabil dengan cepat. Setelah motor kompresor mencapai putaran yang stabil, kapasitor starting akan terputus dari rangkaian dan kapasitor running akan mengambil alih fungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor.

Perbedaan fungsi antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk dipahami agar dapat memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan yang digunakan.

Cara kerja berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki cara kerja yang berbeda dalam sistem pendinginan.

Kapasitor running:

  • Bekerja secara terus-menerus saat motor kompresor beroperasi.
  • Menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor.
  • Membantu motor kompresor untuk mengatasi beban awal saat dinyalakan.
  • Menjaga motor kompresor agar tetap beroperasi dengan lancar dan stabil.

Kapasitor starting:

  • Hanya bekerja pada saat motor kompresor dinyalakan.
  • Memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.
  • Membantu motor kompresor untuk mencapai putaran yang stabil dengan cepat.
  • Setelah motor kompresor mencapai putaran yang stabil, kapasitor starting akan terputus dari rangkaian.

Perbedaan cara kerja antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan nilai kapasitansinya. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil, sehingga dapat menyimpan lebih sedikit energi listrik. Sedangkan kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar, sehingga dapat menyimpan lebih banyak energi listrik.

Saat motor kompresor dinyalakan, kapasitor starting akan terhubung ke rangkaian dan melepaskan energi listrik yang tersimpan di dalamnya. Energi listrik tersebut akan membantu motor kompresor untuk mencapai putaran yang stabil dengan cepat. Setelah motor kompresor mencapai putaran yang stabil, kapasitor starting akan terputus dari rangkaian dan kapasitor running akan mengambil alih fungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor.

Perbedaan cara kerja antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk dipahami agar dapat memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan yang digunakan.

Ukuran fisik berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki ukuran fisik yang berbeda.

Kapasitor running:

  • Biasanya berukuran kecil dan berbentuk silinder.
  • Memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil.
  • Dapat dipasang di dalam unit indoor AC atau lemari es.

Kapasitor starting:

  • Biasanya berukuran lebih besar dan berbentuk kotak.
  • Memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar.
  • Biasanya dipasang di luar unit indoor AC atau lemari es.

Perbedaan ukuran fisik antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan nilai kapasitansinya. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil, sehingga dapat dibuat dengan ukuran yang lebih kecil. Sedangkan kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar, sehingga harus dibuat dengan ukuran yang lebih besar.

Ukuran fisik kapasitor running dan kapasitor starting juga mempengaruhi harganya. Kapasitor running biasanya lebih murah dibandingkan dengan kapasitor starting.

Perbedaan ukuran fisik antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk diperhatikan saat memilih kapasitor untuk sistem pendinginan. Kapasitor running harus dipasang di dalam unit indoor AC atau lemari es, sedangkan kapasitor starting harus dipasang di luar unit indoor AC atau lemari es.

Harga berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki harga yang berbeda.

  • Kapasitor running:

    Kapasitor running biasanya lebih murah dibandingkan dengan kapasitor starting.

  • Kapasitor starting:

    Kapasitor starting biasanya lebih mahal dibandingkan dengan kapasitor running.

  • Perbedaan harga:

    Perbedaan harga antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

    • Nilai kapasitansi: Kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitor running, sehingga membutuhkan lebih banyak bahan baku untuk membuatnya.
    • Ukuran fisik: Kapasitor starting biasanya berukuran lebih besar dibandingkan dengan kapasitor running, sehingga membutuhkan lebih banyak ruang dan biaya pengiriman.
    • Fungsi: Kapasitor starting memiliki fungsi yang lebih penting dibandingkan dengan kapasitor running, sehingga harganya lebih mahal.
  • Pertimbangan harga:

    Saat memilih kapasitor running dan kapasitor starting, harga harus menjadi salah satu pertimbangan. Namun, harga tidak boleh menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan. Kapasitor yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan sistem pendinginan dan memiliki kualitas yang baik.

Perbedaan harga antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk diketahui agar dapat memilih kapasitor yang tepat dengan harga yang terjangkau.

Masa pakai berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki masa pakai yang berbeda.

Kapasitor running:

  • Biasanya memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan kapasitor starting.
  • Dapat bertahan hingga 10 tahun atau lebih.
  • Masa pakai kapasitor running dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
    • Kualitas kapasitor
    • Beban kerja kapasitor
    • Kondisi lingkungan

Kapasitor starting:

  • Biasanya memiliki masa pakai yang lebih pendek dibandingkan dengan kapasitor running.
  • Dapat bertahan hingga 5 tahun atau lebih.
  • Masa pakai kapasitor starting dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
    • Kualitas kapasitor
    • Beban kerja kapasitor
    • Kondisi lingkungan
    • Jumlah penyalaan dan penghentian motor kompresor

Perbedaan masa pakai antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Nilai kapasitansi: Kapasitor starting memiliki nilai kapasitansi yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitor running, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Fungsi: Kapasitor starting bekerja lebih berat dibandingkan dengan kapasitor running, sehingga lebih cepat rusak.

Masa pakai kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk diperhatikan agar dapat melakukan perawatan dan penggantian kapasitor secara tepat waktu.

Aplikasi berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki aplikasi yang berbeda dalam sistem pendinginan.

  • Kapasitor running:

    Kapasitor running digunakan pada semua jenis sistem pendinginan, termasuk AC, lemari es, dan freezer.

  • Kapasitor starting:

    Kapasitor starting hanya digunakan pada beberapa jenis sistem pendinginan, seperti AC dan lemari es.

  • Perbedaan aplikasi:

    Perbedaan aplikasi antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan fungsinya. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

  • Jenis sistem pendinginan:

    Jenis sistem pendinginan yang menggunakan kapasitor running dan kapasitor starting antara lain:

    • AC split
    • AC window
    • AC portable
    • Lemari es
    • Freezer

Perbedaan aplikasi antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk diketahui agar dapat memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan yang digunakan.

Jenis berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki jenis yang berbeda.

  • Kapasitor running:

    Kapasitor running umumnya menggunakan jenis kapasitor elektrolit.

  • Kapasitor starting:

    Kapasitor starting umumnya menggunakan jenis kapasitor elektrolit dan kapasitor non-elektrolit.

  • Perbedaan jenis:

    Perbedaan jenis antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan fungsinya. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

  • Jenis kapasitor:

    Jenis kapasitor yang digunakan pada kapasitor running dan kapasitor starting antara lain:

    • Kapasitor elektrolit
    • Kapasitor non-elektrolit
    • Kapasitor keramik
    • Kapasitor film

Perbedaan jenis antara kapasitor running dan kapasitor starting sangat penting untuk diketahui agar dapat memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan yang digunakan.

Penempatan berbeda

Kapasitor running dan kapasitor starting memiliki penempatan yang berbeda dalam sistem pendinginan.

Kapasitor running:

  • Biasanya ditempatkan di dalam unit indoor AC atau lemari es.
  • Dapat dipasang pada terminal kompresor atau pada terminal kapasitor starting.
  • Penempatan kapasitor running harus mudah diakses untuk memudahkan perawatan dan penggantian.

Kapasitor starting:

  • Biasanya ditempatkan di luar unit indoor AC atau lemari es.
  • Dapat dipasang pada terminal kompresor atau pada terminal kapasitor running.
  • Penempatan kapasitor starting harus mudah diakses untuk memudahkan perawatan dan penggantian.

Perbedaan penempatan antara kapasitor running dan kapasitor starting disebabkan oleh perbedaan fungsinya. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

Kapasitor running harus ditempatkan di dalam unit indoor AC atau lemari es karena harus bekerja terus-menerus saat sistem pendinginan beroperasi. Kapasitor starting dapat ditempatkan di luar unit indoor AC atau lemari es karena hanya bekerja pada saat motor kompresor dinyalakan.

Penempatan kapasitor running dan kapasitor starting yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja sistem pendinginan yang optimal.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang perbedaan kapasitor running dan kapasitor starting:

Question 1: Apa perbedaan utama antara kapasitor running dan kapasitor starting?
Answer 1: Perbedaan utama antara kapasitor running dan kapasitor starting terletak pada nilai kapasitansinya. Kapasitor running memiliki nilai kapasitansi yang lebih kecil dibandingkan dengan kapasitor starting.

Question 2: Apa fungsi kapasitor running?
Answer 2: Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor saat beroperasi.

Question 3: Apa fungsi kapasitor starting?
Answer 3: Kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

Question 4: Bagaimana cara kerja kapasitor running?
Answer 4: Kapasitor running bekerja secara terus-menerus saat motor kompresor beroperasi. Kapasitor running menyimpan energi listrik dan melepaskannya pada saat dibutuhkan.

Question 5: Bagaimana cara kerja kapasitor starting?
Answer 5: Kapasitor starting hanya bekerja pada saat motor kompresor dinyalakan. Kapasitor starting menyimpan energi listrik dan melepaskannya pada saat dibutuhkan untuk membantu motor kompresor mencapai putaran yang stabil.

Question 6: Apa perbedaan ukuran fisik antara kapasitor running dan kapasitor starting?
Answer 6: Kapasitor running biasanya berukuran kecil dan berbentuk silinder, sedangkan kapasitor starting biasanya berukuran lebih besar dan berbentuk kotak.

Question 7: Apa perbedaan harga antara kapasitor running dan kapasitor starting?
Answer 7: Kapasitor running biasanya lebih murah dibandingkan dengan kapasitor starting.

Question 8: Apa perbedaan masa pakai antara kapasitor running dan kapasitor starting?
Answer 8: Kapasitor running biasanya memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan kapasitor starting.

Question 9: Apa perbedaan aplikasi antara kapasitor running dan kapasitor starting?
Answer 9: Kapasitor running digunakan pada semua jenis sistem pendinginan, sedangkan kapasitor starting hanya digunakan pada beberapa jenis sistem pendinginan, seperti AC dan lemari es.

Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang perbedaan kapasitor running dan kapasitor starting. Semoga informasi ini bermanfaat.

Selain memahami perbedaan antara kapasitor running dan kapasitor starting, penting juga untuk mengetahui beberapa tips dalam memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan Anda.

Tips

Berikut adalah beberapa tips dalam memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan Anda:

Tip 1: Pilih kapasitor dengan nilai kapasitansi yang tepat.

Nilai kapasitansi kapasitor harus sesuai dengan spesifikasi sistem pendinginan Anda. Nilai kapasitansi yang terlalu kecil dapat menyebabkan motor kompresor tidak dapat bekerja dengan baik, sedangkan nilai kapasitansi yang terlalu besar dapat menyebabkan motor kompresor bekerja terlalu berat.

Tip 2: Pilih kapasitor dengan jenis yang tepat.

Jenis kapasitor yang digunakan pada kapasitor running dan kapasitor starting berbeda-beda. Kapasitor running umumnya menggunakan jenis kapasitor elektrolit, sedangkan kapasitor starting umumnya menggunakan jenis kapasitor elektrolit dan kapasitor non-elektrolit. Pastikan untuk memilih kapasitor dengan jenis yang tepat sesuai dengan kebutuhan sistem pendinginan Anda.

Tip 3: Pilih kapasitor dengan ukuran fisik yang tepat.

Ukuran fisik kapasitor harus sesuai dengan ruang yang tersedia pada sistem pendinginan Anda. Kapasitor running biasanya berukuran kecil dan berbentuk silinder, sedangkan kapasitor starting biasanya berukuran lebih besar dan berbentuk kotak. Pastikan untuk memilih kapasitor dengan ukuran fisik yang tepat agar dapat dipasang dengan mudah.

Tip 4: Pilih kapasitor dengan masa pakai yang lama.

Masa pakai kapasitor sangat penting untuk diperhatikan agar dapat menghemat biaya perawatan dan penggantian. Kapasitor running biasanya memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan kapasitor starting. Pastikan untuk memilih kapasitor dengan masa pakai yang lama agar tidak perlu sering-sering diganti.

Demikianlah beberapa tips dalam memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan Anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

Dengan memilih kapasitor yang tepat, Anda dapat memastikan kinerja sistem pendinginan yang optimal dan memperpanjang masa pakai sistem pendinginan Anda.

Conclusion

Kapasitor running dan kapasitor starting merupakan dua komponen penting dalam sistem pendinginan. Kedua kapasitor ini memiliki perbedaan dalam hal nilai kapasitansi, fungsi, cara kerja, ukuran fisik, harga, masa pakai, aplikasi, dan jenis.

Perbedaan-perbedaan tersebut membuat kapasitor running dan kapasitor starting memiliki peran yang berbeda dalam sistem pendinginan. Kapasitor running berfungsi untuk menjaga arus listrik tetap mengalir pada motor kompresor, sedangkan kapasitor starting berfungsi untuk memberikan daya tambahan pada motor kompresor saat pertama kali dinyalakan.

Dalam memilih kapasitor yang tepat untuk sistem pendinginan, perlu diperhatikan beberapa hal, seperti nilai kapasitansi, jenis kapasitor, ukuran fisik kapasitor, masa pakai kapasitor, aplikasi kapasitor, dan harga kapasitor.

Dengan memilih kapasitor yang tepat, Anda dapat memastikan kinerja sistem pendinginan yang optimal dan memperpanjang masa pakai sistem pendinginan Anda.

Demikianlah artikel tentang perbedaan kapasitor running dan kapasitor starting. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.


Images References :

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *