Pegawai Puskesmas Di Turi Lamongan Ada Yang Tertular Covid-19

0

News Triknesia – Sebaran Covid 19 di Kabupaten Lamongan nampaknya masih terus mengalami penambahan pasien. Bahkan salah seorang pegawai Kesehatan di Puskesmas Kecamatan Turi terpapar Virus Corona.

Hal ini diketahui setelah hasil swab keluar dari Balitbangkes kementrian kesehatan. Sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19, pelayanan yang ada di Puskesmas Turi diputuskan untuk ditutup sementara waktu. Sementara, pegawai lain puskesmas sudah menjalani rapid test dan tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

Baca juga : Dampak Covid19 Di Lamongan Mulai Terasa Di Pasar Harga Gula Telur Terus Naik

“Untuk sementara pasien rawat jalan, kami alihkan ke puskesmas terdekat. Kalau nanti kondisinya sudah steril, akan kami buka lagi, mudah-mudahan tidak lama,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan Taufik Hidayat, saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Pasien rawat jalan yang sebelumnya biasa mendapat pelayanan medis di Puskesmas Turi, sementara waktu akan dialihkan ke Puskesmas Deket atau Puskesmas Sukodadi. Mulai hari ini dan beberapa hari ke depan, ruangan-ruangan yang ada di Puskesmas Turi bakal disemprot cairan desinfektan guna mematikan dan memutus penyebaran Covid-19. “Kan tidak semua pegawai yang terpapar, misalnya petugas kami yang ada di puskesmas pembantu. Pegawai lain sudah kami lakukan rapid test dan hasilnya negatif,” ucap dia.

Baca juga : Update Covid-19 Di Bojonegoro Data 8 April 2020

Pria yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan ini juga memastikan, baru Puskesmas Turi saja yang sementara ditutup operasional pelayanan karena kasus tersebut.

Sementara, puskesmas lain masih tetap membuka pelayanan seperti biasa. “Karena ada satu yang positif, khawatir menular maka dilakukan langkah antisipasi ini. Kami berharap, semoga wabah ini bisa cepat usai,” kata dia. Sampai Minggu (5/4/2020) malam, Dinas Kesehatan Lamongan mengonfirmasi ada sebanyak 13 positif Covid-19, dengan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) tercatat 202 orang, sementara PDP (pasien dalam pengawasan) sebanyak 104.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More