Kumpulan WordPress Plugin Cache Terbaik Beserta Cara Settingnya

8 min read

WordPress – Kumpulan WordPress Plugin Cache Terbaik Beserta Cara Settingnya, Content Management System atau CMS wordpress adalah salah satu CMS yang paling banyak digunakan didunia dan saya kira barsaing ketat dengan Blogspot milik google. Namun CMS wordpress ini memiliki beberapa keunggulan jika menggunakan self hosting alias hosting milik sendiri atau sewa.

Berbeda dengan Blogspot, dalam pengaturannya mungkin kita akan melakukan secara manual mulai dari segi tampilan sampai widget – widget nya, bahkan untuk penempatan kode sekalipun. Hal ini yang menyebabkan anda jika ingin menggunakan Blogspot untuk memulai blogging ada baiknya sedikit mengerti tentang script untuk melakukan perubahan tampilan.

Namun Di WordPress hal tersebut bisa diakali dengan adanya plugin – plugin yang sudah disediakan. Salah satu plugin yang paling dicari di wordpress selain Plugin SEO adalah WordPress Cache Terbaik.

WordPress Cache Terbaik memang tergantung dari pengguna dan juga server untuk mendapatkan konfigurasi terbaiknya. Jadi apa yang akan saya bahas disini mungkin bakalan memiliki beda hasil dari yang telah saya lakukan. Ayo langsung saja kita bahas Plugin cache Terbaik WordPress.

Silahkan dibaca dulu Daftar isinya, karena artikelnya bakalan lumayan panjang nih

Kumpulan WordPress Cache Plugin Terbaik Dan Cara Settingnya

WP Rocket Cache

Kalau boleh saya bilang WP Rocket adalah plugin Cache terbaik saat ini, kenapa ?. Karena dari segi setingnya tergolong tidak ribet dan hanya membutuhkan setingan standar. Bagaimana Performa Plugin ini sangat baik dan ringan, didalamnyapun sudah ada setingan untuk minify jadi kamu gak perlu lagi instal plugin minify seperti Autoptimize.

Keunggulan WP Rocket

  • Memiliki kemampuan mempercepat Index di mesin pencari
  • Mempercepat loading Website
  • Punya Segudang fitur keren dibanding plugin lain

Namun sayangnya kamu harus merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk menggunakan plugin ini. Yap Plugin ini tidak gratis kamu harus beli. Kalau kalian mau beli dengan harga murah bisa menghubungi Kolom kontak kami. Plugin yang kami jual cukup murah dibanding harga aslinya and so pasti bukan plugin nulled gaees.

Cara Setting Plugin WP Rocket

Cara setingya cukuip sesuaikan dengan gambar berikut ini

  • Cache
Cara Setting Plugin WP Rocket
  • File Optimization
wp rocket
Minify wp rocket

(Matikan Combine JS kalau tampilan blog kamu berantakan).

  • Media

Jangan Lupa juga untuk mendisable Emoji

(Untuk theme yang sudah support lazy load, bisa dipakai salah satu fitur ini. Kalau saya milih mematikan lazy load bawaan theme dan menggunakan Lazy Load dari WP Rocket).

  • Preload
Preload WP Rocket
  • Advanced Rules

Never Cache URL(s): biarkan default

Never Cache Cookies: biarkan default

Never Cache User Agent(s): biarkan default

Always Purge URL(s): biarkan default

Cache Query String(s): biarkan default

  • Database
Wordpress Cache Plugin Terbaik
  • CDN

Enable Content Delivery Network: ON

CDN CNAME(s): https://i0.wp.com/www.isi_domain_anda.com reserved for Images

Exlude files from CDN: biarkan default

(atau bisa juga menggunakan ini https://i2.wp.com/isi_domain_anda.com/ )

  • Add-ONS

Untuk Add ons sendiri ini optional, terserah kalianmau aktifkan atau tidak, bebas begitu pula dengan Image Optimizer nya. Kalian mau instal atau gak terserah.

Baca juga : Ngeblog Di Android Dengan WordPress Apk Bonus Tool Keren Gratis

Plugin w3 Total Cache

Siapa yang gak kenal dengan plugin satu ini, salah satu plugin terbaik dalam menyimpan static data, juga memiliki beberapa kemampuan lain yang bikin website kamu semakin wuuusssh tiada henti. Plugin W3 Total Cache sudah digunakan oleh lebih dari 1 juta pengguna WordPress, mantap sekali kan.

Situs – situs besar seperti Mattcutts.com dan Mashable.com dan beberapa blog besar lainnyapun mempercayakan website cache mereka di W3 Total Cache. Keunggulan utama di website era sekarang ini adalah W3 ini sudah support cache untuk halaman AMP. Halaman AMP Sendiri katanya sangat membantu ranking ketika adanya pencarian di perangkat mobile.

SElain bikin ringan, dengan setingan Plugin W3 Total yang benar akan mengurangi lebih dari 60% beban server loh, mantap sekali.

Namun sayangnya plugin ini memiliki setingan yang cukup sulit, kebanykan blogger pemula pasti kesulitan melakukan optimasi website menggunakan Plugin W3 ini. Namun dibalik semua itu Plugin ini harganya free alias gratis tis.

Keunggulan W3 Total Cache Best Caching WordPress Plugin

  • Gratis dengan keunggulan dan kemampuan yang bahkan menurut saya lebih baik dari Wp ROcket
  • W3 Total Cache mendapatkan banyak kepercayaan dari para pengguna expert diluaran sana.
  • Cocok dengan berbagai macam Hosting, vps dan dedicated sekalipun , pengguna nginx gak bakal kesulitan cari file .conf nya.
  • Cocok dan kompatibel untuk caching pengguna mobile dan dekstop, katanya sih cocok juga buat AMP Pages.
  • SSL Support
  • Seting CDN nya mampu masuk sampai kedaleman dalamnnya loh.
  • Minifynya mantep
  • SUpport Obyek caching

Hmmmpp mantep sekali plugin caching legendaris satu ini. Apakah kamu sudah siap menggunakannya. Baiklah ini adalah ideal setting W3 Total Cache.

Best Setting W3 Total Cache Wajib coba

Setingan ini tidak saya sendiri yang bikin tapi ane comot dari blog bule onlinemediamasters yang emang sudah tidak diragukan keanuannya. Jadi kalau ada something sebisa mungkin saya jawab semampu saya soal W3 Total Cachenya.

(Kalau gambarnya nongol kekecilan Silahkan klik untuk memperbesar gambar ini, lalu klik lagi tombol zoom, kalau error silakhkan komen dibawah yah gaes. )

Setting W3 Total Cache

Baca juga : Cara Instal Theme WordPress Dengan Beberapa Cara Mudah

Cache Enabler

Plugin Cache Terbaik WordPress selanjutnya yang akan saya bagikan untuk kalian adalah Cache Enabler. Plugin ini tergolong plugin yang super duper simpe;/ Mulai dari cara setting sampai tampilannya.

Merupakan Project dari penyedian CDN ternama KEyCDN, namun jangan tanya kemampuan cachingnya, banyak orang mengatakan kalau gak mau ribet setting plugin cache ya pakai ini aja, dan yang pasti adalah gratis.

Plugin ini juga mengklaim sebagai plugin pertama yang bisa menampung cache dari WebP Images tanpa perlu Javascript. DImana ada kelebihan pasti ada kekurangan. Ketika memasang plugin ini ente diwajibkan memasang plugin ekstra lainnya seperti untuk kompresi gambar, SEdangkan untuk optimasi kecepatan Minify disarankan disanding bersama dengan Autoptimize.

Cara Setting Cache Enabler

Kalau cara setting cache enabler sih saya rasa gak perlu saya bahas disini. Karena emang gak ada yang mencolok disana. tinggal centang – centang. beres dah hahaha. Beneran ini gaes.

Comet Cache WordPress

Plugin Cache terbaik selanjutnya adalah Comet Cache, jarang denger yah, apa akunya aj nih yg kudet pake cache enabler mulu wkwkwwk. Comet Cache ini ternyata sudah banyak banget pula penggunanya gengs. Namun sayangnya mirip dengan WP Rocket. Plugin ini berbayar, sektiar $39 – $139 gtu deh. CUkup mahal yah, buat noob seperti kita ini.

Namun Satu kelebihan dari comet cachet dari WP Rocket adalah kemudahan penginstalan, dashboard yang nubie friendly. Namun buat user yang pengen nyobain plugin ini disediakan pula versi free nya.

Menurut para pengguna diluar sono nih yang udah pernah nyicipin plugin Comet Cache, versi free nya cukpu rumit untuk digunakan. Makanya beberapa orang memilih versi pronya karena semua setingan optimal sudah ada.

Keunggulan Dari COmet Cache WordPress

  • Kemudahan seting dan konfigurasi untuk versi premiumnya mereka menawarkan asuransi mengurangi beban server.
  • Cache bisa di seting untuk pages – pages yang kamu pilih, post, pages, kategori, dll.
  • Fitur auto cache clearing, tetneu memdudahkan kita dalam memanage blog cukup di jadwalkan aja. Namun fitur ini ada di versi pro ajah. :v . anjaayyy.
  • Fitur Free nya sudah cukup keren performanya namun satu kelemahan adalah semua di seting secara manual.

Best Setting Comet Cache

Karena saya sendiri belum pernah nyoba ini cache plugin dan masih mempercayakan produk lain, yang tentu saja akan saya tulis nanti hehehe. Untuk setingan dari COmet Cache Plugin ini kembali saya ambilkan dari sumber terpercaya dari blog luar sono. Ya emang banyakan pakek cache ini adalah orang bule – bule yang hostingnya super super haha.

Cuuus ini dia setingan yang dipakai para bule tersebut :

  • Untuk setingan utama, atau di awal kamu mengaktivasi plugin ini bakalan ada wizard, wizard membantu kamu secara otomatis megnaktifkan fungsi fugnsi yang bagus dan cocok baut hosting atau blog milikmu. Sedangkan kalau kamu melewati tahapan ini kamu bisa mengaktifkan sisi mana saja yang ingin kamu aktifkan ataupun tidak.

Fungsi – fungsi lainnya yang wajib di aktfikan secara manual adalah :

  • Automatic Cache clearing (tidak ada di versi free)
  • Cache directory (ini untuk mecah cache mobile dan dekstop kalau gak salah)
  • Cache expiration time (bikin agak lamaan dikit 1-6 bulanan bebas)
  • Client side cache ( bisa kamu aktifkan biar cachenya juga nampung di pengunjung, makin wuussh kalau pengunjung ini balik ke blog kamu).
  • Get request (ini gak tau apa fungsinya)
  • 40 request)
  • Feed Caching (aktifin aja buat mempercepat indexing)
  • URI Exclusion (Optional kalau tahu fungsinya monggo di eksekusi gan).
  • HTTP referrer Exclusion (gak tau gimana setingnya )
  • User agent exclusion (membatasi cache user agent yang digunakan pengunjung untuk masuk ke blog kamu, biasanya digunakan blog blog warez, download dan hacking).
  • Apacahe Optimizations (buat yang servernya pakek apache bagus banget ini performanya).

Nah itu tadi beberapa setingan untuk Comet Cache plugin, dimana kalau anda lebih mudeng soal cache ini, bisa melakukan setingan lebih mendetail tentunya.

Next lanjut yaaah, masih panjang nih artikel hahaha. Jangan bosen gengs.

WP Super Cache

WP Super Cache Plugin, hayoo siapa yang gak kenal dengan plugin cache satu ini, sebelum era – era WP super cache , ataupun swift swift an. WP SUper Cache memiliki peranan keren loh buat para nubie wordpress kaya saya ini.

WP Super Cache sendiri merupakan plugin cache yang pertama kasli saya gunakan ketika pertama kali ngeblog, haha, karena waktu itu yang paling banyak tutorialnya adalah plugin ini gengs.

Bagaiman performa dari WP Super Cache, dengan menggunakan teknologi pengaplikasian pembuatan static file HTML ini menguntungkan kita yang pakek hosting pas pas an, karena meringankan kinerja server. Dari pada plugin cache yang nyimpen PHP Scripts.

Kelemahan dari sistem ini adalah nanti kalau kita update artikel ataupun ngeclear cachenya nanti bakalan membuat berat untuk awal pembentukan static cachenya dan waktunya cukup lama dibandingkan dengan sistem PHP scripts. Namun hal ini katanya bisa diakali dengan ngendit file .htaccess file.

Keunggulan WP Super Cache

  • Sudah banyak yang download dan pake, review ada dimana – mana jadi gak perlu ragu lagi.
  • gratis dan open source semua bisa ngembangin.
  • Setingan agak dalam pun masih mudah dijangkau oleh para pemula wordpress, saya contohnya.
  • Plugin ini sudah terintegrasi dengan unique CDN jadi nanti akan membuat blog kamu lebih wuuusshh.
  • Ada 3 pilihan auto auto setingannya, nanti tinggal dipilih yang paling cocok untuk blog kamu gengs.
  • Yang paling unik di plugin cache terbaik ini adalah adanya Cache Rebuilding. Jadi ketika ada komen gtu sistem gak ngehapus semua cache namun menambahkan cache tersebut. hmm mantep juga kayaknya. Mengurangi beban server nih gaes.

WP Fastest Cache

Wp Fastest Cache gratis, plugin powerfull yang akan saya bahas kali ini, plugin ini tergolong baru ya menurut saya. Namun jangan tanya bagaimana performa dari plugin cache wordpress satu ini. Selain menawarkan versi gratisnya yang bisa di download langsung dari plugin reppository WP, mereka juga menawarkan versi berbayarnya, yang memiliki fitur lebih banyak.

Fitur utama yang menurut saya paling keren ya sudah ada minify, dan gzip. hal ini tentunya bikin loading website kamu semakin wuuuusss asalkan didukung dengan hosting yang kenceng pula. Ini Ada rekomendasi Hosting murah dan cepat.

Fitur dukungan lain biar loading semakin cepat adalah adanya sync ke CDN seperti cloudflare bahkan bisa integrasi dengan cdn image jetpack photon, tanpa harus menginstal jetpack yang berat itu gaes.

Keunggulan WP Fastest Cache

  • Fitur free WP fastest cache sudah cukup bagus bahkan mampu membuat website saya semakin cepat saya user WP Fastest Cache.
  • Setingan yang mudah dimengerti, bahkan noob kaya saya pun langsung mudeng.
  • Fitur Minify CSS dan Javascript sekali klik saja
  • Integrasi CDN yang mudah dan cpat.
  • Memisah cache untuk mobile dan dekstop.

Cara Setting WP Fastest Cache

Gak usah saya terangin kayaknya, kalau kalian udah instal plugin ini pasti bakalan langsung mudeng deh. Kalau masih gak mudeng, silahkan tinggal komentar dibawah, nanti saya update disini.

LiteSpeed Cache

Litespeed Cache plugin cache wordpress mulai naik daun setelah sebagian besar penyedian hosting murah di Indonesia dan luar negeri mulai mengaplikasikan server mereka dengan teknologi litespeed.

Untuk fiturnya sendiri saya rasa super lengkap, karena harganya yang free alias gratis hampir semua fungsi plugin cache wordpress yang berbayar ada disini. Namun buat pemula kaya saya ini menyetting Litespeed cache for wordpress cukup sulit dan membingungkan.

Keunggulan Litespeed cache

  • Free dengan segudang fitur
  • sudah ada images optimizationnya
  • Support Lazyload
  • Ringan
  • Ada fitur testspeed, jadi gak perlu masuk ke gtmetrix atau google speedtest.

Cara Setting Plugin Litepeed Cache WordPress

Seperti yang saya katakan tadi plugin ini memiliki setingan yang cukup rumit jika ingin memaksimalkan performanya. Kalau sampai ada salah seting akan menyebabkan tema atau plugin crash. tampilan website jadi berantakan gengs.

Tapi Jangan khawatir setelah saya coba – coba dan praktekan ngambil beberapa setting yang saya aplikasikan di web ini. Semoga cocok juga buat kalian.

litespeed wordpress cache
Cara setting litespeed cache
Optional: Untuk DNS Prefetch kalian bisa isi seperti ini:

//ajax.googleapis.com
//connect.facebook.net
//www.googletagmanager.com
//maps.googleapis.com
//maps.gstatic.com
//fonts.googleapis.com
//fonts.gstatic.com
//apis.google.com
//google-analytics.com
//www.google-analytics.com
//ssl.google-analytics.com
//youtube.com
//api.pinterest.com
//cdnjs.cloudflare.com
//pixel.wp.com
//platform.twitter.com
//syndication.twitter.com
//platform.instagram.com
//disqus.com
//sitename.disqus.com
//s7.addthis.com
//platform.linkedin.com
//w.sharethis.com
//s.gravatar.com
//stats.wp.com
Wordpress Plugin Cache Terbaik
Wordpress Plugin Cache Terbaik
Wordpress Plugin Cache Terbaik

13.Image Optimization

SEdangkan untuk optimasi gambar litespeed sudah menyediakan fiturnya juga. jadi gak perlu instal plugin lain kompress gambar seperti ewww images optimizer atau lainnya.

cara settingnya kalian tinggal masuk menu litespeed cache image optimization

  • Pilih Initialize optimization.
  • lalu pilih send optimization request

udah gitu aja server akan mengolahnya secara otomatis. gampang banget kan.

Bagian tentang Litespeed Cache for wordpress udah kelar nih, gimana udah mudeng blom, kalau belum silahkan ditanyakan.

Note : Setingan litespeed cache saya ambil dari sawalwalker

Swift Performance Plugin Cache

Entah sejak kapan plugin Swift Performance ini mulai booming digunakan pengguna wordpress tapi sejak awal tahun lalu saya juga baru dengar sih. dan ternyata sudah banyak penggunanya terutama versi lite nya yang grateeesss.

Review Swift Performance ternyata bagus sekali terbukti beberapa blogger ternama diluar sana sudah mulai menggunakan plugin, katanya nih lebih versi litenya 11-12 an sama wp Rocket, hmmp gimana ya saya sendiri belom coba. Ntar deh kalau senggang saya coba – coba bikin artikel komparasi. Biar kalian lebih mantap memilihnya.

Keunggulan Swift Performance

  • Gratis dengan fitur keren
  • Bisa bypass scritp google analitic yang bikin semakin wuusshh
  • Ada plugin organizernya

Cara Seting Swift Performance Plugin cache

Ketika pertama kali instal, kalian akan langsung masuk ke halaman wizard, dimana halaman ini membantu kamu untuk nyetting Swift performance. Dan tentu hanya bagian dasarnya, tapi saya rasa itu udah lumayan kok.

  • Tweaks -> Cache gravatars
  • Heartbeat -> Disable all
  • Google Analytics -> bypass google analytics
  • Styles -> generate Critical CSS
  • Caching -> General -> separate Mobile device cache (Gunakan ini kalau kalian menggunakan halaman AMP)
  • Varnish -> Cutom Host
  • CDN -> Stackpath CDN (atau sesuaikan CDN mu)
  • CDN -> Cloudflare
  • optimize images
  • Database Optimizer -> clean database
  • Plugin organize -> Gunakan sesuai kebutuhan.

Selengkapnya lihat setingan swift performance dengan gambar ini

seting swift performance
Wordpress Plugin Cache Terbaik
Wordpress Plugin Cache Terbaik
Cara Seting Swift Performance

Nah itu tadi kumpulan plugin cache terbaik untuk wordpress yang bisa saya tuliskan untuk kalian beserta setingnya. Semoga berguna untuk kalian Semua. Dan jangan lupa untuk dibagikan ya gaeess.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, jika ada pertanyaan tinggalkan komentar dibawah, bereeeessss. seee yaaa nexr post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *