Hujan Lebat 3 Hari Kawasan Babat dan Lamongan Dikepung Banjir

0

Triknesia news – Hujan Lebat 3 Hari Kawasan Babat dan Lamongan Dikepung Banjir, Hujan lebat dengan intesitas tinggi mengguyur Kota Lamongan dan sekitarnya. HIngga tanggal 12 April 2020. Akibatnya Tanggul Plalangan jebol di empat titik. di Dusun Ploso Lebak Desa Tambak Ploso Kecamatan Turi Lamongan, Minggu (12/4/2020).

Gelontoran air dari Kali Plalangan yang membuat 4 titik tanggul di Desa Tambak Ploso juga merendam ratusan rumah warga Dusun Gabus setinggi rata – rata 40 sentimeter.

Tak hanya rumah penduduk, ratusan hektare tambak juga ludes terendam arus air dari Kali Plalangan.

Sawah tambak tenggelam sampai tidak kelihatan pematangnya. Para petambak mengalami kerugian hingga hampir Rp 1 miliar, lantaran ikan mereka yang siap panen semburat terbawa arus air.

“Parah mas, tanggul di wilayah Gabus dijaga sampai pagi tadi, lha tanggul di Ploso Lebak yang jebol, ” kata Sujarwo, petambak warga Dusun Gabus.

Bahkan rumah Sujarwo juga ikut terendam di bagian depan karena ketinggian air yang tidak terkendali.

Baca juga : Kodim 0812/Lamongan Serahkan Bantuan Berupa APD Dan Ribuan Masker

Tiga tahun berturut – turut tanggul di Tambak Ploso ini jebol setiap masuk musim hujan. Bahkan Minggu ini jebol tanggul sampai di tiga titik.

Saat jebol, warga tak kuasa melakukan upaya karena terjadi pagi dini hari. Tahu – tahu air menenggelamkan hamparan tambak dan rumah penduduk.

Naiknya permukaan air Kali Plalangan dikarenakan curah hujan yang tinggi di wilayah Lamongan dan air kiriman dari wilayah Sugio.

Banjir juga terjadi di wilayah Tiwet Kalitengah, dan Kiringan Kecamatan Turi. Pengendara motor untuk melintas di jalan poros strategis di wilayah ini sudah tidak bisa lagi, karena ketinggian air rata – rata di atas mesin motor.

“Maksa ya macet, ” kata Mustakim warga Tiwet.

Sungai Bengawanjero tidak lagi mampu menampung air hujan yang mengakibatkan luberan sepanjang Sungai Bengawanjero.

“Pada bulan Maret – April ini sudah dua kali terjadi banjir di jalur ini, ” kata Anto.

Siang ini, Forkopimda juga menerabas banjir di Kiringan Kecamatan Turi – Tiwet Kecamatan Kalitengah untuk menyerahkan bantuan.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun turun gunung menyerahkan sembako kepada warga di wilayah Kalitengah tersebut.

Sementara itu, Kota Lamongan juga dikepung banjir. Genangan air di sejumlah jalan dalam kotan tergengan dan hingg kini belum bisa diatasi.

Akibat genangan ini, warga ramai – ramai menutup jalan dengan cara memasang segala material sebagai rambu penghalang yang bisa mengakibatkan pengguna jalan tidak bisa melintas.

Tak hanya jalan di RT, gang kecil, namun jalan kabupaten juga jadi sasaran warga untuk ‘melockdown’.

Cara warga ini untuk mengurangi ombak besar saat jalan yang kebanjiran itu dilintasi warga pengguna motor maupun mobil.

“Banyak mas yang ditutup, karena banjir, ” kata Ahmad.

Sampai berita ini dikirim, banjir kota juga menggenangi Terminal Lamongan. Dua ruas dari barat, tergenang air banjir.

Meski tergenang banjir, bus antar kota , lyn Babat – Surabaya tetap masuk area terminal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Mugito kepada wartawan mengungkapkan, sejak 7 April curah hujan cukup tinggi dan itu yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah.

Datanya ada disebutkan ada sebanyak 67 desa yang tersebar di 12 kecamatan kebanjiran.

Total rumah terdampak alias kebanjiran sebanyak 7.461 rumah, 25.692 jiwa tersebar di Kecamatan Karangbinangun 7 desa, rumah terdampak 254 rumah, jiwa 771.

Di Glagah 56 desa, 322 rumah, 1.222 jiwa, deket 364 rumah, 1.271 jiwa, kota 7 desa, rumah 125, jiwa 370 jiwa, modo rumah 12.

Tanggul irigasi jebol Sidomulyo, Kedungpring 4 desa, 128 rumah, jiwa 384, Kembangbahu 2 desa, 24 rumah, jiwa 72 jiwa,

Di, Tikung, 3 desa, lahan pertanian, Turi 7 desa, ada 710 rumah, jiwa 3991, Kalitengah 8 desa, 325 rumah, 1403 jiwa, Sukodadi 10 desa, 10 rumah dan jiwa 168.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More