Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Satelit Indovision: Sejarah, Layanan, dan Cakupan Area Terbaru

freq indovision s band

Satelit Indovision: Sejarah, Layanan, dan Cakupan Area Terbaru

Indovision merupakan salah satu layanan televisi berbayar yang cukup populer di Indonesia. Pada awalnya, Indovision menggunakan satelit S-Band untuk menyiarkan berbagai macam saluran televisi, baik lokal maupun internasional.

Meskipun saat ini Indovision telah beralih menggunakan satelit C-Band, namun masih banyak masyarakat yang mengenalnya dengan sebutan satelit Indovision S-Band. Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas tentang sejarah, layanan, dan cakupan area terbaru dari satelit Indovision S-Band.

Satelit Indovision S-Band merupakan satelit komunikasi geostasioner yang dioperasikan oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Satelit ini diluncurkan pada tanggal 10 Februari 1997 menggunakan roket Ariane 44L dari Guyana Prancis. Satelit Indovision S-Band memiliki berat sekitar 2.500 kg dan dilengkapi dengan 24 transponder C-Band.

freq indovision s band

Satelit Indovision S-Band merupakan satelit komunikasi geostasioner yang dioperasikan oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).

  • Diluncurkan: 10 Februari 1997
  • Berat: 2.500 kg
  • Transponder: 24 C-Band
  • Cakupan: Indonesia
  • Operator: PT IOH
  • Layanan: TV berbayar
  • Orbit: Geostasioner
  • Lokasi: 110° BT
  • Masa aktif: 15 tahun

Satelit Indovision S-Band telah digantikan oleh satelit Indovision 2 yang menggunakan teknologi C-Band.

Diluncurkan: 10 Februari 1997

Satelit Indovision S-Band diluncurkan pada tanggal 10 Februari 1997 menggunakan roket Ariane 44L dari Guyana Prancis. Roket Ariane 44L merupakan roket buatan Eropa yang banyak digunakan untuk meluncurkan satelit komunikasi geostasioner. Roket ini memiliki tinggi sekitar 58 meter dan berat sekitar 470 ton.

Peluncuran satelit Indovision S-Band merupakan tonggak sejarah penting dalam perkembangan layanan televisi berbayar di Indonesia. Satelit ini menjadi satelit komunikasi geostasioner pertama yang dioperasikan oleh perusahaan swasta di Indonesia.

Satelit Indovision S-Band memiliki masa aktif selama 15 tahun. Namun, pada tahun 2012, satelit ini mengalami kerusakan dan berhenti beroperasi. Sebagai gantinya, PT IOH meluncurkan satelit Indovision 2 yang menggunakan teknologi C-Band.

Meskipun satelit Indovision S-Band sudah tidak beroperasi, namun satelit ini tetap dikenang sebagai satelit yang mempelopori layanan televisi berbayar di Indonesia.

Satelit Indovision S-Band merupakan salah satu satelit komunikasi geostasioner yang paling sukses di Indonesia. Satelit ini telah memberikan layanan televisi berbayar berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia selama lebih dari 10 tahun.

Berat: 2.500 kg

Satelit Indovision S-Band memiliki berat sekitar 2.500 kg. Berat ini termasuk ringan untuk sebuah satelit komunikasi geostasioner. Sebagai perbandingan, satelit Telkom-1 memiliki berat sekitar 3.100 kg, sedangkan satelit Palapa D memiliki berat sekitar 5.000 kg.

  • Berat kering

    Berat kering satelit Indovision S-Band sekitar 1.500 kg. Berat kering ini meliputi berat rangka satelit, peralatan elektronik, dan bahan bakar.

  • Berat basah

    Berat basah satelit Indovision S-Band sekitar 2.500 kg. Berat basah ini meliputi berat kering satelit ditambah berat bahan bakar yang dibawa.

  • Bahan bakar

    Satelit Indovision S-Band menggunakan bahan bakar hidrazin untuk mengorbit di sekitar Bumi. Bahan bakar ini disimpan dalam tangki khusus di dalam satelit.

  • Struktur satelit

    Satelit Indovision S-Band memiliki struktur rangka yang terbuat dari bahan aluminium dan titanium. Struktur rangka ini dirancang untuk menahan tekanan dan suhu yang ekstrem di luar angkasa.

Berat satelit Indovision S-Band yang ringan memungkinkan satelit ini untuk diluncurkan menggunakan roket Ariane 44L yang berukuran sedang. Roket Ariane 44L mampu membawa satelit dengan berat maksimum sekitar 4.000 kg ke orbit geostasioner.

Transponder: 24 C-Band

Satelit Indovision S-Band dilengkapi dengan 24 transponder C-Band. Transponder ini berfungsi untuk menerima dan memancarkan sinyal televisi, radio, dan data.

  • Kapasitas transponder

    Setiap transponder satelit Indovision S-Band memiliki kapasitas sebesar 36 MHz. Kapasitas ini dapat digunakan untuk menyiarkan satu saluran televisi atau beberapa saluran radio.

  • Polarisasi transponder

    Transponder satelit Indovision S-Band menggunakan polarisasi horizontal dan vertikal. Polarisasi ini digunakan untuk memisahkan sinyal dari saluran televisi yang berbeda.

  • Frekuensi transponder

    Frekuensi transponder satelit Indovision S-Band berada pada rentang 3,7 GHz hingga 4,2 GHz. Frekuensi ini termasuk dalam spektrum C-Band.

  • Jangkauan transponder

    Transponder satelit Indovision S-Band memiliki jangkauan yang luas meliputi seluruh wilayah Indonesia. Jangkauan ini memungkinkan masyarakat Indonesia di seluruh pelosok negeri untuk menikmati layanan televisi berbayar dari Indovision.

Dengan memiliki 24 transponder C-Band, satelit Indovision S-Band dapat menyiarkan ratusan saluran televisi dan radio. Hal ini membuat satelit Indovision S-Band menjadi salah satu satelit komunikasi geostasioner yang paling penting di Indonesia.

Cakupan: Indonesia

Satelit Indovision S-Band memiliki cakupan yang luas meliputi seluruh wilayah Indonesia. Cakupan ini memungkinkan masyarakat Indonesia di seluruh pelosok negeri untuk menikmati layanan televisi berbayar dari Indovision.

  • Jangkauan frekuensi

    Satelit Indovision S-Band menggunakan frekuensi C-Band yang memiliki jangkauan yang luas dan dapat menembus awan dan hujan. Hal ini membuat layanan Indovision dapat dinikmati di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil.

  • Stasiun penerima

    Untuk menerima siaran dari satelit Indovision S-Band, masyarakat Indonesia perlu memasang stasiun penerima (STB) khusus. STB ini berfungsi untuk mengubah sinyal dari satelit menjadi sinyal yang dapat ditampilkan di pesawat televisi.

  • Harga terjangkau

    Layanan Indovision S-Band memiliki harga yang terjangkau sehingga dapat diakses oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan ekonomi. Hal ini membuat Indovision menjadi salah satu layanan televisi berbayar yang paling populer di Indonesia.

  • Konten berkualitas

    Indovision S-Band menyiarkan berbagai macam saluran televisi dengan konten yang berkualitas. Saluran-saluran ini meliputi saluran berita, olahraga, hiburan, film, dan anak-anak. Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai macam tayangan yang menarik dan informatif.

Cakupan yang luas dan konten yang berkualitas membuat Indovision S-Band menjadi salah satu layanan televisi berbayar yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia.

Operator: PT IOH

Satelit Indovision S-Band dioperasikan oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). PT IOH merupakan perusahaan telekomunikasi dan layanan digital terkemuka di Indonesia.

  • Sejarah PT IOH

    PT IOH didirikan pada tahun 1967 dengan nama PT Indonesian Satellite Corporation (INSAT). Pada tahun 2002, INSAT diakuisisi oleh PT Indosat Tbk. Pada tahun 2022, PT Indosat Tbk. merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia dan membentuk PT IOH.

  • Layanan PT IOH

    PT IOH menyediakan berbagai layanan telekomunikasi dan layanan digital, termasuk layanan telepon seluler, layanan internet, dan layanan televisi berbayar.

  • Satelit PT IOH

    PT IOH memiliki dan mengoperasikan beberapa satelit komunikasi geostasioner, termasuk satelit Indovision S-Band, satelit Indovision 2, dan satelit Palapa D.

  • Cakupan layanan PT IOH

    Layanan PT IOH meliputi seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan ini memiliki jaringan telekomunikasi yang luas dan modern yang memungkinkan pelanggannya untuk menikmati layanan telekomunikasi dan layanan digital berkualitas tinggi.

PT IOH merupakan perusahaan telekomunikasi dan layanan digital yang terpercaya di Indonesia. Perusahaan ini memiliki pengalaman panjang dalam menyediakan layanan telekomunikasi dan layanan digital berkualitas tinggi kepada pelanggannya.

Layanan: TV berbayar

Satelit Indovision S-Band digunakan untuk menyediakan layanan televisi berbayar kepada masyarakat Indonesia. Layanan televisi berbayar ini dikenal dengan nama Indovision.

Indovision merupakan salah satu layanan televisi berbayar pertama di Indonesia. Layanan ini diluncurkan pada tahun 1994 dan quickly menjadi salah satu layanan televisi berbayar paling populer di Indonesia.

Indovision menawarkan berbagai macam saluran televisi, termasuk saluran berita, olahraga, hiburan, film, dan anak-anak. Saluran-saluran ini disiarkan dalam kualitas gambar dan suara yang jernih.

Untuk menikmati layanan Indovision, pelanggan perlu memasang stasiun penerima (STB) khusus di rumah mereka. STB ini berfungsi untuk mengubah sinyal dari satelit Indovision S-Band menjadi sinyal yang dapat ditampilkan di pesawat televisi.

Indovision merupakan layanan televisi berbayar yang populer karena menawarkan berbagai macam saluran televisi dengan kualitas gambar dan suara yang jernih. Layanan ini juga memiliki harga yang terjangkau sehingga dapat diakses oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan ekonomi.

Orbit: Geostasioner

Satelit Indovision S-Band berada di orbit geostasioner. Orbit geostasioner adalah orbit melingkar di sekitar Bumi yang memiliki periode orbit yang sama dengan periode rotasi Bumi, yaitu 24 jam.

Satelit yang berada di orbit geostasioner akan tampak diam di atas suatu titik di permukaan Bumi. Hal ini memungkinkan satelit geostasioner untuk menyediakan layanan komunikasi yang stabil dan berkelanjutan.

Satelit Indovision S-Band berada di orbit geostasioner pada posisi 110° BT. Posisi ini dipilih karena merupakan lokasi yang ideal untuk melayani wilayah Indonesia.

Dengan berada di orbit geostasioner, satelit Indovision S-Band dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal ini memungkinkan masyarakat Indonesia di seluruh pelosok negeri untuk menikmati layanan televisi berbayar dari Indovision.

Orbit geostasioner merupakan orbit yang sangat penting untuk satelit komunikasi. Satelit yang berada di orbit geostasioner dapat menyediakan layanan komunikasi yang stabil dan berkelanjutan, sehingga sangat cocok untuk digunakan untuk layanan televisi berbayar, telekomunikasi, dan layanan navigasi.

Lokasi: 110° BT

Satelit Indovision S-Band berada di orbit geostasioner pada posisi 110° BT. Posisi ini dipilih karena merupakan lokasi yang ideal untuk melayani wilayah Indonesia.

  • Jangkauan layanan

    Posisi 110° BT memungkinkan satelit Indovision S-Band untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan karena posisi 110° BT berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

  • Kualitas sinyal

    Posisi 110° BT juga dipilih karena dapat memberikan kualitas sinyal yang baik ke seluruh wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan karena posisi 110° BT berada di lokasi yang bebas dari gangguan sinyal dari satelit lain.

  • Kapasitas transponder

    Posisi 110° BT juga dipilih karena memiliki kapasitas transponder yang cukup untuk melayani seluruh wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan karena posisi 110° BT merupakan salah satu lokasi orbit geostasioner yang paling populer di dunia.

  • Harga sewa

    Posisi 110° BT juga dipilih karena memiliki harga sewa yang terjangkau. Hal ini disebabkan karena posisi 110° BT tidak termasuk dalam lokasi orbit geostasioner yang premium.

Dengan berada di posisi 110° BT, satelit Indovision S-Band dapat memberikan layanan televisi berbayar berkualitas tinggi ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga yang terjangkau.

Masa aktif: 15 tahun

Satelit Indovision S-Band memiliki masa aktif selama 15 tahun. Masa aktif ini terhitung sejak satelit diluncurkan pada tanggal 10 Februari 1997 hingga akhir masa tugasnya pada tahun 2012.

Selama masa aktifnya, satelit Indovision S-Band telah memberikan layanan televisi berbayar berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia. Satelit ini telah menyiarkan ratusan saluran televisi, baik lokal maupun internasional, dengan kualitas gambar dan suara yang jernih.

Namun, pada tahun 2012, satelit Indovision S-Band mengalami kerusakan dan berhenti beroperasi. Kerusakan ini disebabkan oleh kegagalan sistem tenaga listrik satelit. Akibatnya, satelit Indovision S-Band tidak dapat lagi memberikan layanan televisi berbayar kepada masyarakat Indonesia.

Sebagai gantinya, PT IOH meluncurkan satelit Indovision 2 yang menggunakan teknologi C-Band. Satelit Indovision 2 memiliki masa aktif selama 15 tahun dan diharapkan dapat memberikan layanan televisi berbayar berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia hingga tahun 2027.

Masa aktif satelit komunikasi geostasioner umumnya berkisar antara 10 hingga 15 tahun. Hal ini disebabkan karena satelit komunikasi geostasioner berada di lingkungan yang sangat keras, yaitu di ruang angkasa. Di ruang angkasa, satelit komunikasi geostasioner akan terkena radiasi yang tinggi dan suhu yang ekstrem.

FAQ

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang layanan TV Indovision:

Question 1: Apa itu TV Indovision?
Answer 1: TV Indovision adalah layanan televisi berbayar yang dioperasikan oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Layanan ini menggunakan satelit untuk menyiarkan berbagai macam saluran televisi, baik lokal maupun internasional, dengan kualitas gambar dan suara yang jernih.

Question 2: Bagaimana cara berlangganan TV Indovision?
Answer 2: Untuk berlangganan TV Indovision, Anda dapat menghubungi kantor cabang IOH terdekat atau melalui situs web resmi IOH. Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen, seperti KTP, NPWP, dan bukti kepemilikan rumah atau apartemen.

Question 3: Berapa biaya berlangganan TV Indovision?
Answer 3: Biaya berlangganan TV Indovision bervariasi tergantung pada paket yang dipilih. Paket dasar mulai dari sekitar Rp100.000 per bulan, sedangkan paket premium bisa mencapai lebih dari Rp500.000 per bulan.

Question 4: Apa saja saluran yang tersedia di TV Indovision?
Answer 4: TV Indovision menawarkan berbagai macam saluran, termasuk saluran berita, olahraga, hiburan, film, dan anak-anak. Beberapa saluran populer yang tersedia di TV Indovision antara lain CNN, BBC, HBO, Fox Sports, dan Disney Channel.

Question 5: Bagaimana cara menonton TV Indovision?
Answer 5: Untuk menonton TV Indovision, Anda perlu memasang antena parabola dan receiver khusus. Antena parabola berfungsi untuk menangkap sinyal dari satelit, sedangkan receiver berfungsi untuk mengubah sinyal tersebut menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di pesawat televisi.

Question 6: Apa kelebihan TV Indovision?
Answer 6: TV Indovision menawarkan beberapa kelebihan, antara lain:

  • Kualitas gambar dan suara yang jernih
  • Berbagai macam saluran tersedia
  • Harga terjangkau
  • Jangkauan luas

Question 7: Apa kekurangan TV Indovision?
Answer 7: TV Indovision juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

  • Memerlukan antena parabola dan receiver khusus
  • Biaya pemasangan yang cukup mahal
  • Beberapa saluran mungkin tidak tersedia di semua daerah

Demikian beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang layanan TV Indovision. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kantor cabang IOH terdekat atau melalui situs web resmi IOH.

Selain pertanyaan-pertanyaan di atas, berikut ini adalah beberapa tips untuk menikmati layanan TV Indovision secara optimal:

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menikmati layanan TV Indovision secara optimal:

1. Pilih paket yang tepat
Sebelum berlangganan TV Indovision, sebaiknya Anda memilih paket yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda. Paket dasar TV Indovision mulai dari sekitar Rp100.000 per bulan, sedangkan paket premium bisa mencapai lebih dari Rp500.000 per bulan.

2. Pastikan sinyal TV Indovision kuat
Untuk mendapatkan kualitas gambar dan suara yang jernih, pastikan sinyal TV Indovision di rumah Anda kuat. Anda dapat menggunakan aplikasi Signal Finder untuk mengukur kekuatan sinyal TV Indovision di rumah Anda.

3. Gunakan antena parabola yang berkualitas
Antena parabola yang berkualitas akan membantu Anda mendapatkan sinyal TV Indovision yang lebih kuat. Pilih antena parabola yang terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama. Pastikan juga antena parabola dipasang dengan benar oleh teknisi yang berpengalaman.

4. Gunakan receiver yang berkualitas
Receiver yang berkualitas akan membantu Anda mengubah sinyal TV Indovision menjadi gambar dan suara yang jernih. Pilih receiver yang memiliki fitur-fitur yang lengkap, seperti dukungan untuk resolusi tinggi dan kemampuan merekam acara TV.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menikmati layanan TV Indovision secara optimal dengan kualitas gambar dan suara yang jernih.

Demikian beberapa tips untuk menikmati layanan TV Indovision secara optimal. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kantor cabang IOH terdekat atau melalui situs web resmi IOH.

Conclusion

TV Indovision merupakan salah satu layanan televisi berbayar yang populer di Indonesia. Layanan ini menawarkan berbagai macam saluran televisi, baik lokal maupun internasional, dengan kualitas gambar dan suara yang jernih.

Untuk menikmati layanan TV Indovision, Anda perlu memasang antena parabola dan receiver khusus. Biaya berlangganan TV Indovision bervariasi tergantung pada paket yang dipilih. Paket dasar mulai dari sekitar Rp100.000 per bulan, sedangkan paket premium bisa mencapai lebih dari Rp500.000 per bulan.

TV Indovision memiliki beberapa kelebihan, antara lain kualitas gambar dan suara yang jernih, berbagai macam saluran tersedia, harga terjangkau, dan jangkauan luas. Namun, TV Indovision juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain memerlukan antena parabola dan receiver khusus, biaya pemasangan yang cukup mahal, dan beberapa saluran mungkin tidak tersedia di semua daerah.

Demikian sekilas tentang layanan TV Indovision. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari layanan televisi berbayar berkualitas tinggi.

Dengan TV Indovision, Anda dapat menikmati pengalaman menonton televisi yang lebih menyenangkan bersama keluarga dan teman-teman.


Images References :

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *