Demi Keamanan Pemilik Website Wajib Pasang SSL

0

Situs atau website yang menampilkan URL nya dengan awalan HTTPS merupakan sebuah situs yang sudah di berikan keamanan SSL.

Google Chrome akan menampilkan situs Not Secure jika pemiliknya belum memasang SSL. Hal ini pertama kali di aplikasikan Chrome pada tahun 2018.

Hal ini dilakukan Google untuk mendorong pemilik website (baik developers, pemilik bisnis, blogger) dalam mengembangkan website yang aman diakses semua orang.

Tanda “s” atau secure pada tautan URL menandakan sebuah website yang terenkripsi. Website yang terenkripsi, memastikan informasi dan komunikasi yang terjalin antara pengunjung dan pemilik website, dapat tersimpan dengan aman dan mengurangi kemungkinan pencurian data oleh hacker.

Baca juga : Trik Memilih Hosting Terbaik Indonesia Untuk Blog Atau Toko

Ketika bisnis terus berprinsip seperti ini, tidak hanya bisnis yang dirugikan tetapi keamanan data pengunjung website juga menjadi taruhannya.

Menanggapi hal ini, Niagahoster bekerja sama dengan Sectigo dan WebNic secara fokus membahas isu keamanan pada website dalam konferensi website pertamanya di Indonesia.

Konferensi bertajuk WebSight Conference 2020 ini menghadirkan praktisi dan pakar website security dari Niagahoster, Tiket.com, Webnic, dan firma website security ITSEC Asia.

Sementara itu, The Verge pada Februari 2018 sempat menyampaikan bahwa Google ingin HTTPS menjadi web default atau situs standar untuk dikembangkan. Setelah anjuran ini dikeluarkan, Chrome mencatat sebanyak 81 dari 100 situs teratas telah bermigrasi ke HTTPS.

Salah satu cara sederhana membuat laman website terenkripsi adalah dengan meng-install Security Socket Layer (SSL). Teknologi SSL ini mengamankan transaksi dan data-data di dalam website, seperti nomor kartu kredit, alamat rumah, nomor pons, dan password.

Baca juga : Tips Trik Mendapatkan Skor Hijau di google PageSpeed Insights

Sertifikat SSL adalah teknologi sederhana untuk mengamankan website di lapis pertama. Hal ini juga sesuai dengan yang disampaikan Rhevin Fardhika, Lead Sys Admin Niagahoster. Website dengan SSL lebih baik dari sisi kecepatan.

“Menurut Google, 53 persen pengguna smartphone akan meninggalkan sebuah website bila website tidak tertampil selama lebih dari 3 detik. Penggunaan SSL ini juga dapat mempercepat loading website,” kata Rhevin di kawasan Tebet, Sabtu (11/1/2020).

Dalam acara tersebut, para pembicara juga memberikan edukasi untuk pengunjung website, mengingat banyaknya ancaman data yang dapat “terendus” dan bocor ke pihak-pihak lain untuk disalahgunakan.

“Saat ini semua orang bergantung dengan internet. Orang dengan mudah login ke public wifi, tanpa mengetahui kita sedang memberikan data pribadi kita (saat melakukan aktivitas tersebut),” tutup Dwiki Kusuma, IT Security Consultant ITSEC Asia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More