Contoh Soal Hukum Coulomb Kelas 12

Contoh Soal Hukum Coulomb Kelas 12 – Sifat-sifat Listrik Statis: Benjamin Franklin menyatakan bahwa dua jenis muatan listrik (negatif dan positif) dalam suatu sistem menolak, bukan menarik.

Sebuah bola lampu dengan hambatan 440  dihubungkan dengan tegangan 220 V. Arus yang mengalir melalui lampu disebut? SEBUAH. 5 b. 0,5 pada c.

Contoh Soal Hukum Coulomb Kelas 12

Contoh Soal Hukum Coulomb Kelas 12

KOMPETENSI STANDAR: KETERAMPILAN DASAR 2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan pada berbagai produk teknis dan pemecahan masalah KETERAMPILAN DASAR 2.1 Mengembangkan tenaga listrik, kuat medan listrik, arus, potensial listrik, energi potensial listrik dan penerapannya pada pelat sejajar.

Pengertian Hukum Coulomb Dan Rumusnya

Indikator menunjukkan garis medan listrik.

Dikembangkan oleh Carl Friedrich Gauss Fluks listrik (): Hukum Gauss menyatakan “Jumlah garis medan listrik (arus) yang memasuki suatu permukaan tertutup sama dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu. o udara”  n E A A = luas permukaan tertutup (m2 )  = sudut antara E dan n  q = muatan total

Konduktor pelat sejajar + - kerapatan muatan () karena E tegak lurus, maka cos  = 1, maka kuat medan listrik di luar pelat = nol E

Jika penghantar bola berongga bermuatan, menyebar di permukaan bola (tidak ada muatan di dalam bola) jika r R r < R

Konsep Dan Contoh Soal Energi Potensial Listrik

Contoh Sebuah bola konduktor berjari-jari 10 cm memiliki muatan listrik 500 C μ. Titik A, B, dan C masing-masing berjarak 12 cm, 10 cm, dan 8 cm dari pusat bola. Hitung kuat medan listrik di titik A, B, dan C! Coba jawab dan klik tautan ini untuk melihat jawabannya

Contoh 2. Sebuah gaya kecil muatan listrik 10 C μ ditempatkan di antara pelat paralel P dan Q dengan kerapatan muatan berbeda 1,77 × 10-8 C/m2. Jika g = 10 m/s2 dan permitivitas udara 8,85× 10-12 C2 /Nm2, hitung massa bola! Coba jawab dan klik tautan ini untuk melihat jawabannya. Fenomena elektrostatis atau listrik statis tentu saja kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Mirip dengan fenomena selembar kertas yang menempel pada penggaris plastik setelah digosokkan ke rambut kering. Hal ini disebabkan oleh perbedaan muatan listrik antara kertas dan penggaris. Setelah menggosok rambut, penggaris menjadi bermuatan negatif karena elektron dipindahkan dari rambut ke penggaris. Ini berarti penggaris lebih bermuatan negatif daripada kertas, atau selembar kertas bermuatan lebih positif daripada penggaris (meskipun selembar kertas sebenarnya netral).

Pada materi fisika SMA kelas 12 akan dibahas fenomena elektrostatis (listrik statis) secara lebih mendalam. Pembahasan konsep listrik statis lebih menitikberatkan pada interaksi antar muatan listrik daripada sifat kelistrikan masing-masing muatan. Beberapa topik yang dibahas dalam materi Fisika SMA Kelas 12 yang berkaitan dengan Listrik Statis adalah:

Contoh Soal Hukum Coulomb Kelas 12

Muatan listrik ada 2 macam yaitu muatan positif dan muatan negatif. Muatan listrik dapat berinteraksi satu sama lain. Interaksi antara muatan listrik dapat berupa tolakan atau tarikan satu sama lain yang disebut gaya Coulomb atau gaya elektrostatik. Gaya tolak dapat dibuat antara 2 muatan serupa. Pada saat yang sama, berbagai jenis muatan menciptakan gaya yang saling tolak. Gambarnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Kumpulan Contoh Soal Hukum Coulomb Dan Jawabannya Untuk Latihan Soal Fisika Kelas 12 Sma

Gambar A, B dan C masing-masing menunjukkan interaksi antara 2 muatan. Pada gambar A, dua muatan positif masing-masing mengerahkan gaya tolak pada $_}$ dan $_}$. Muatan $_}$ mendapat gaya tolak ke kiri karena $_}$ berinteraksi dengan muatan $_}$ . Muatan $_}$ mendapat gaya tolak di sisi kanan $_}$ karena interaksinya dengan muatan $_}$ . Demikian pula pada gambar b, yang merupakan interaksi dua muatan negatif, masing-masing muatan memiliki gaya tolak $_}$ dan $_}$. Pada Gambar c, meskipun ada interaksi antara dua muatan yang berbeda jenis, positif dan negatif, ada daya tarik timbal balik. Muatan $_}$ menarik $_}$ ke kanan dengan gaya $_}$ , sedangkan muatan $_}$ menarik muatan $_}$ sebesar $_}$ . Kiri Penting untuk dicatat bahwa konsep ini harus dipahami karena sangat penting untuk menggunakannya untuk menentukan interaksi lebih dari dua muatan.

Gaya Coulomb adalah besaran vektor, sehingga hukum besaran vektor harus diterapkan untuk menganalisisnya. Rajah di bawah menunjukkan interaksi antara tiga muatan listrik. Setiap $_}$ memiliki muatan positif, $_}$ memiliki muatan negatif, dan $_}$ memiliki muatan positif, membentuk segitiga sama sisi.

Jika kita diminta untuk menentukan gaya Coulomb yang bekerja pada muatan, maka perlu dianalisis vektor gaya seperti yang ditunjukkan pada gambar. Muatan $_}$ menerima gaya tarik $_}$ per muatan $_}$ . Muatan $_}$ juga menerima gaya tolak dari $_}$ dari $_}$ . Juga, $_}$ , yaitu gaya Coulomb yang bermuatan $_}$ , dihasilkan dari $_}$ dan $_}$ . Besar resultan gaya Coulomb $_}$ dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan resultan vektor seperti Persamaan 2 di bawah ini.

Bagaimana jika kita diminta menentukan gaya Coulomb yang bekerja pada muatan? Seperti yang diilustrasikan pada Gambar B di atas. Metode analisisnya mirip dengan penentuan gaya Coulomb pada sebuah muatan. Ingat, Anda perlu memperhatikan jenis muatan yang terlibat, karena ini akan menentukan arah gaya Coulomb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *