Bisnis On-line vs Bisnis Offline di 2021: Mana yang Lebih Tepat?

Featured image bisnis online vs bisnis offline


“Toko kelontong punya tetangga sampai sekarang juga masih laris manis. Apakah iya sekarang bisnis betul-betul harus on-line?”

Barangkali pertanyaan tersebut muncul di benak Anda ketika melihat ramainya toko milik tetangga.

Memang, pasar on-line di Indonesia saat ini semakin menjanjikan. Apalagi seiring dengan meluasnya jangkauan akses web. 

Jika masih bingung antara bisnis on-line vs bisnis offline, yuk simak artikel ini! Di sini, Anda akan mengetahui apa saja yang diperlukan agar bisnis on-line bisa maksimal.

Nah, sebelum membahas hal-hal tersebut, mari kita lihat keunggulan bisnis on-line terlebih dahulu.

Mengapa Bisnis Harus On-line?

Dibandingkan usaha konvensional (berjalan offline), bisnis on-line memiliki banyak kelebihan. Apa saja kelebihannya?

Ilustrasi bisnis online

1. Jangkauan Pasar yang Luas

Bayangkan jika bisnis Anda offline. Biarpun memiliki cabang di beberapa tempat, konsumen tetap harus datang ke toko atau gerai Anda. Artinya, jumlah konsumen yang dapat Anda bidik dibatasi oleh lokasi dan jumlah cabang toko.

Keadaan akan berbeda jika bisnis Anda on-line. Toko Anda dapat diakses oleh siapapun yang tahu alamat websitenya.

Memang, itu artinya konsumen Anda harus bisa mengakses web. Kabar baiknya, belanja on-line sudah lumrah dilakukan oleh masyarakat. Jadi, Anda tidak perlu takut untuk berjualan on-line.

2. Buka 24 Jam

Bisnis yang buka 24 jam memang tidak asing. Saat ini sudah banyak minimarket dan restoran cepat saji yang siap melayani kapanpun.

Namun, biaya operasionalnya pasti lebih besar dibandingkan toko-toko yang buka di jam tertentu saja. Selain tagihan listrik dan pemeliharaan tempat yang lebih mahal, pelaku bisnis harus mempekerjakan staf untuk shift malam.

Bisnis on-line tentu memungkinkan Anda untuk menerima konsumen 24 jam setiap hari. Bedanya dengan bisnis offline, Anda tidak perlu membayar biaya operasional ekstra. Harga yang harus Anda bayar untuk menjalankan web site tidak akan berubah

Jikapun Anda membutuhkan karyawan untuk mengelola web site atau on-line presence lainnya di malam hari, jumlahnya tidak akan banyak.

3. Tidak Perlu Modal Besar

Sebelum memulai bisnis, pastinya Anda harus menyiapkan modal. Untungnya, bisnis on-line tidak harus didukung dengan modal yang besar. Alasan utamanya, Anda tidak perlu mengontrak ruko dan membayar berbagai tagihan bulanan.

Bahkan, ada ide-ide bisnis on-line yang bisa Anda mulai dengan modal kecil dari rumah, lho. Menarik, bukan?

Nah, untuk mulai berjualan secara on-line, Anda bisa menggunakan platform free of charge seperti media sosial dan market. Baru setelah itu, Anda bisa improve menggunakan web site untuk mempermudah branding dan membuat bisnis muncul di pencarian Google.

Membuat web site juga tidak membutuhkan biaya besar. Anda hanya perlu memiliki webhosting dan area yang bisa Anda dapatkan mulai dari Rp10.000 per bulan di triknesia.

Baca Juga: Yuk Kenali Jenis-Jenis Net Internet hosting!

4. Pemasaran Lebih Terukur dan Murah

Dahulu, mengiklankan bisnis di baliho, media cetak, dan televisi adalah cara yang dilakukan hampir semua bisnis untuk promosi. Sayangnya, efektifitasnya susah diukur. 

Bayangkan saja, hampir mustahil untuk mengetahui jumlah konsumen yang bertransaksi berkat iklan yang Anda pasang.

Kekurangan metode promosi tersebut tidak hanya itu. Beriklan di koran dan televisi membutuhkan banyak dana. Belum lagi ongkos produksinya.

Dibandingkan dengan cara-cara di atas, pemasaran on-line kinerjanya lebih mudah diukur. Iklan berbayar di Google dan media sosial, termasuk di antaranya.

Platform beriklan mesin pencarian dan media sosial dilengkapi dengan instrument analitik. Artinya, Anda bisa tahu berapa orang yang mengklik iklan Anda dan memutuskan untuk bertransaksi.

Tidak hanya mudah, beriklan di Google dan media sosial juga memungkinkan Anda untuk berhemat. Harga per klik iklan sudah ditentukan oleh Google dan platform media sosial. Jadi, Anda bisa menentukan anggaran beriklan sesuai jumlah klik yang diinginkan..

Baca Juga: Panduan Pay Per Click on (PPC) untuk Bisnis On-line

5. Lebih Mudah Memahami Keinginan Konsumen

Anda tidak bisa mengembangkan bisnis tanpa masukan dari konsumen. Lagipula, konsumen lah yang merasakan manfaat dari produk atau layanan Anda.

Namun, mendapatkan kritik dan saran pelanggan cukup sulit sebelum adanya akses web. Anda bisa saja menyediakan hotline untuk menerima pendapat pelanggan. Cara ini tidak efektif karena masukan hanya bisa diterima satu per satu.

Jika Anda punya on-line presence, konsumen dapat memberikan kritik dan saran kapanpun. Di akun media sosial bisnis Anda, contohnya. Anda bisa membuat polling untuk meminta pendapat konsumen tentang produk Anda. Atau, Anda bisa menyediakan formulir survey dan memposting tautannya.

Nantinya, Anda bisa meminta izin dari beberapa konsumen untuk menampilkan ulasan mereka di web site. Cara ini dapat meningkatkan kredibilitas bisnis.

Pikirkan Hal-Hal Berikut Ini Sebelum Memulai Bisnis On-line

Bisnis on-line memiliki banyak keunggulan dibandingkan bisnis offline, ya? Nah, agar siap berbisnis on-line, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui. Apa saja itu?

Ilustrasi pertimbangan sebelum berbisnis online

1. Tentukan Jangkauan Pasar

Tidak dapat dipungkiri bahwa bisnis on-line memperluas jangkauan pasar. Namun, luasnya pasar yang ingin dijangkau harus sesuai sumber daya dan kemampuan Anda. Jangan sampai permintaan konsumen melebihi tingkat produksi Anda. Bisa-bisa Anda dikritik seperti contoh di bawah ini.

Contoh kritik terhadap pelayanan buruk

Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan hal-hal yang bisa mempengaruhi jangkauan pasar, seperti:

  • Waktu pengiriman
  • Biaya pengiriman
  • Daya tahan produk
  • Goal pasar

Jika nantinya sudah siap, barulah Anda memperlebar jangkauan pelayanan.

2. Beritahukan Jam Operasional Kepada Konsumen

Tidak jarang ada orang yang ingin tahu lebih banyak tentang produk sebelum membelinya. 

Nah, hal ini dapat terjadi kapanpun di web site atau lapak market Anda. Jadi, jangan kaget jika ada calon pembeli yang menanyakan tentang produk Anda tengah malam.

Beberapa konsumen mungkin paham jika Anda tidak dapat merespons chat mereka di malam hari karena sedang tidur. 

Namun, alangkah baik jika Anda memberitahukan jam aktif Anda. Anda dapat menyertakan informasi ini di web site maupun market dengan mudah. 

Dengan melakukannya, calon pembeli jadi tidak perlu menunggu-nunggu balasan Anda di luar jam kerja.

3. Nomor Satukan Kepercayaan Konsumen

Sudah menjadi keharusan bagi semua bisnis untuk menjaga kepercayaan konsumen. Namun, memelihara rasa percaya dalam bisnis on-line jauh lebih penting daripada di bisnis offline. 

Pasalnya, Anda akan rugi besar sekalinya memiliki reputasi buruk. Belum lagi, mengembalikan picture Anda akan sulit.

Agar bisa mempertahankan kepercayaan konsumen, ada beberapa ideas yang bisa diterapkan, seperti:

  • Memberikan Garansi
    Garansi sangatlah penting dalam bisnis on-line. Terutama, karena konsumen tidak bisa melihat produk secara langsung sebelum membeli. Nah, Anda bisa memberikan garansi dalam bentuk penukaran barang maupun refund.
  • Meningkatkan Pelayanan
    Konsumen tidak ingin bertransaksi dengan penjual yang pelayanannya buruk. Untuk menghindarinya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Menyediakan layanan customer support adalah salah satunya. Selain itu, Anda juga bisa memilih jasa ekspedisi terpercaya agar barang selamat sampai tujuan.
  • Menampilkan Testimoni Konsumen
    Bisnis on-line memudahkan Anda untuk meminta ulasan dari konsumen. Nah, Anda bisa memajang beberapa ulasan terbaik di web site agar konsumen makin percaya.

4. Jangan Lupakan Keamanan

Ancaman keamanan terhadap toko offline biasanya adalah pencurian. Nah, di toko on-line, ancamannya adalah hacker. Sebuah studi bahkan menyebutkan bahwa serangan hacker terjadi setiap 39 detik! Seram, ya?

Kelakukan hacker bermacam-macam. Mulai dari mengubah tampilan web site hingga “menyandera” kendali web site. Kalau sudah demikian, Anda terpaksa harus memberikan uang tebusan atau kehilangan web site bisnis selamanya.

Sayangnya, tidak ada yang bisa Anda lakukan jika hacker telah mengambil alih web site. Jadi, sebaiknya Anda mengamankan web site sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kabar baiknya, keamanan web site dapat ditingkatkan dengan cara-cara yang tidak memusingkan. Anda dapat mempelajari teknik-tekniknya di e book free of charge kami tentang mengamankan web site.

Instruments Bisnis On-line Wajib Untuk Menjangkau Konsumen

Bagi Anda yang tertarik untuk berbisnis on-line mungkin langsung ingin membuat akun di market. Namun, kami sarankan agar Anda tidak terburu melakukannya. Ada beberapa keunggulan yang bisa Anda dapatkan dengan memiliki toko on-line sendiri, lho. Apa saja itu?

  • Tidak bergantung pada pihak ketiga
    Bayangkan jika market yang Anda gunakan tiba-tiba tutup. Imbasnya, toko on-line Anda jadi harus gulung tikar juga, kan? Hal ini tidak akan terjadi jika punya web site.
  • Branding jadi lebih mudah
    Branding sangat penting untuk membedakan bisnis Anda dengan kompetitor. Tidak seperti di market, web site memungkinkan Anda untuk mengatur kontennya agar sesuai dengan model guideline.
  • Lebih leluasa menentukan harga
    Salah satu kendala di market adalah persaingan harga yang berat. Alhasil, Anda jadi susah meraih keuntungan. Sedangkan di web site, Anda bisa lebih mudah menetapkan harga.
  • Bisa membidik pasar internasional
    Market pada umumnya tidak melayani transaksi antar negara. Tentunya, ini menghambat Anda jika ingin melebarkan jangkauan pasar. Jika menggunakan web site, Anda bisa menentukan mata uang yang digunakan untuk transaksi dan kurir pengirimannya.
  • Memungkinkan retargeting
    Retargeting adalah upaya untuk mengiming-imingi pengunjung toko on-line Anda, baik yang sudah membeli maupun yang belum. Di market, Anda tidak bisa melakukan ini karena tidak ada fiturnya. Sebaliknya, Anda bisa melakukan ini di web site.

Nah, untuk memaksimalkan web site toko on-line, Anda membutuhkan instruments berikut ini:

1. WordPress

Anda ingin membuat web site toko on-line, firm profile, atau sekedar touchdown web page? WordPress adalah platform-nya.

Memang, masih ada banyak pilihan lainnya untuk membuat web site. Akan tetapi, kemudahan penggunaan menjadikan WordPress andalan kalangan luas. Tutorial penggunaannya juga mudah Anda temukan. Dengan kata lain, Anda tidak harus seorang ahli IT untuk menguasai WordPress.

Kabar baiknya, setup WordPress tidak memakan waktu lama. Ikuti panduannya di artikel cara membuat web site WordPress kami untuk melakukannya dalam hitungan menit!

2. WooCommerce

Anda dapat menggunakan WordPress untuk membuat web site apapun, termasuk toko on-line atau e-commerce. Yang Anda perlukan hanya menginstal plugin-plugin pendukung. Untuk toko on-line, WooCommerce adalah salah satu yang wajib.

Ada beberapa alasan WooCommerce menjadi plugin utama yang dituju untuk membuat web site e-commerce. Pertama, plugin ini diciptakan oleh developer WordPress. Jadi, sudah pasti aman dan kompatibel dengan WordPress. 

Bicara soal kompatibilitas, banyak juga tema WordPress yang cocok digunakan dengan WooCommerce. Ditambah dengan kemudahan kustomisasi yang ditawarkan plugin ini, membuat web site toko on-line jadi mudah.

Agar Anda dapat segera mulai membangun lapak di web site, ikuti panduannya di e book WooCommerce kami. Free of charge!

3. Google Analytics

Percuma jika Anda menjalankan web site tanpa tahu performanya. Apalagi jika web site tersebut digunakan untuk memasarkan bisnis. Nah, Google Analytics adalah instrument terbaik untuk mengukur kinerja web site Anda.

Dengan Google Analytics, Anda bisa mengetahui jumlah visitors (pengunjung) web site dan asalnya. Tidak hanya itu, instrument ini memberitahukan aktivitas pengunjung di web site Anda. Tentunya informasi tersebut bisa jadi bahan untuk evaluasi penawaran dan konten Anda.

Untuk menggunakan Google Analytics, Anda tinggal login dengan akun Google dan mengintegrasikannya dengan WordPress. Setelah terpasang, Anda bisa mulai belajar pengoperasiannya dengan panduan Google Analytics kami. 

4. MailChimp

Bisnis on-line tidak bisa dipisahkan dari e-mail advertising. Ini adalah upaya berkomunikasi dengan pelanggan melalui berbagai jenis e-mail, termasuk:

  • E-newsletter
  • Promo
  • Element pembelian
  • Pengiriman pesanan

Nah, untuk memfasilitasi upaya e-mail advertising, Anda membutuhkan MailChimp. Software ini akan membantu Anda membuat berbagai hal, seperti formulir berlangganan e-mail, desain kampanye e-mail advertising, hingga desain e-mail untuk masing-masing kampanyenya.

Ingin belajar cara menggunakan MailChimp? Anda bisa menyimak panduannya di tutorial kami. Di artikel tersebut, Anda akan dipandu dari membuat akun hingga mengecek performa kampanye e-mail advertising.

Baca Juga: Panduan Belajar E mail Advertising and marketing untuk Pemula

5. WhatsApp Bisnis

Fitur tanya jawab atau dwell chat di web site bisnis hukumnya wajib. Untungnya, Anda dapat mewujudkannya dengan mudah menggunakan WhatsApp, lho! Mengingat banyaknya pengguna instant messenger tersebut di Indonesia, penggunaan WhatsApp untuk tanya jawab di web site akan sangat mudah.

Agar dapat menambahkan fitur chat WhatsApp di web site, Anda harus sudah memiliki akun WhatsApp Bisnis. Jika belum tahu caranya, Anda dapat mengikuti panduan WhatsApp Bisnis kami.

Selanjutnya, Anda tinggal menginstal plugin chat WhatsApp untuk WordPress. Silakan cek daftar plugin chat WhatsApp terbaik kami untuk cari tahu opsi yang cocok untuk Anda.

6. Google Bisnisku

Anda pasti ingin kredibilitas bisnis meningkat, bukan? Nah, salah satu solusinya Adalah dengan meng-submit informasi bisnis ke Google Bisnisku. Informasi yang bisa Anda berikan meliputi:

  • Jam operasional
  • Nomor telepon
  • Alamat web site
  • Alamat bisnis Anda (jika Anda memiliki toko fisik)
  • Foto-foto bisnis Anda

Google Bisnisku akan menampilkan informasi tersebut di hasil pencarian Google setelah memverifikasinya. Jadi, informasi yang muncul dipastikan bukan tipu-tipu.

Informasi Niagahoster di hasil pencarian Google

Selain informasi tadi, Google Bisnisku juga memiliki dua fitur lainnya yang bisa Anda manfaatkan, yaitu ulasan dan tanya jawab.

Ulasan di Google Bisnisku

Fitur ulasan di Google Bisnisku tentu bisa menambah rasa percaya orang terhadap toko Anda. Sedangkan dengan fitur tanya jawab, Anda jadi bisa melayani konsumen yang belum mengakses web site Anda.

Lalu, bagaimana cara mendaftarkan bisnis ke Google Bisnisku? Ikuti panduan kami untuk melakukannya.

Inspirasi Web site Bisnis On-line untuk Anda

Seperti yang telah dibahas, berbisnis di web bukan berarti usaha Anda harus sepenuhnya on-line. Namun, akan lebih baik jika Anda bisa menyesuaikan bisnis dengan kondisi pasar. Dengan bertambahnya pembeli yang lebih menyukai belanja secara on-line, toko Anda pun harus bergerak di web.

Tidak harus berjualan produk-produk yang ada hubungannya dengan teknologi. Produk rumah tangga seperti makanan dan kerajinan pun bisa Anda jual on-line.

Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh web site bisnis untuk menginspirasi Anda. Dengan contoh-contoh ini, kami akan tunjukkan bahwa Anda bisa membuat dan menggunakan web site sesuai kebutuhan. Yuk, cek satu per satu!

1. Rendang Sulaiman

Website Rendang Sulaiman

Siapa yang tidak tertarik untuk mencicipi masakan daerah lain? Inilah yang menjadikan bisnis kuliner tradisional selalu ramai peminat. Nah, Rendang Sulaiman adalah salah satu pelaku industrinya.

Mengandalkan resep rendang asli Minang, bisnis makanan ini menyajikan beberapa jenis rendang. Mulai dari rendang daging hingga keripik rendang.

Web site Rendang Sulaiman hanya digunakan untuk mempromosikan produk-produknya. Untuk bertransaksi, Anda dapat mengakses lapaknya di Shopee, yang linknya tersedia di web site.

Link pembelian di website Rendang Sulaiman

Namun, di websitenya Anda juga bisa bertanya melalui tombol chat WhatsApp yang selalu ada di bagian bawah.

Tombol chat WhatsApp di website Rendang Sulaiman

2. Solo Clothes

Website Solo Clothing

Bisnis on-line tidak melulu menjajakan produk. Berbagai jasa, termasuk konveksi, dapat dilakukan secara on-line juga. Contohnya adalah Solo Clothes yang melayani pesanan pakaian dari seluruh nusantara.

Bisnis asal Jawa Tengah ini telah bergerak selama 12 tahun dan melayani pembuatan berbagai jenis sandang. Mulai dari seragam kemeja hingga jersey sepakbola. Solo Clothes juga berani menjamin kualitas jasanya dengan menyediakan garansi uang kembali 30 hari.

Untuk memesan di web site Solo Clothes, konsumen tinggal klik tombol chat WhatsApp yang tersedia.

Tombol chat WhatsApp di website Solo Clothing

Selain itu, juga ada halaman information pemesanan dan daftar ukuran agar calon pembeli bisa menentukan keinginan dengan mudah.

Menu info pemesanan dan daftar ukuran Solo Clothing

Di samping itu, web site Solo Clothes juga menampilkan alamat kantor beserta lokasinya di Google Maps. Dengan demikian, konsumen juga bisa datang ke kantor bisnis konveksi ini.

Alamat dan lokasi Google Maps Solo Clothing

3. Bundakue

Website Bundakue

Barangkali Anda sudah siap berbisnis on-line, tapi tidak tahu konten apa saja yang diperlukan di web site bisnis. Jangan khawatir, konten web site yang simpel pun bisa Anda gunakan. Coba lihat web site Bundakue sebagai contohnya.

Web site usaha kue kering asal Makassar ini minimalis, tetapi sudah menampilkan semua informasi yang dibutuhkan pembeli, seperti:

  • Pengenalan bisnis
  • Keunggulan
  • Daftar produk
  • Testimoni pembeli
  • Kind kontak dan alamat toko

4. Uwitan

Website Uwitan

Ketiga web site tadi difungsikan untuk memasarkan bisnis saja. Lalu, bagaimana jika Anda ingin membuat web site toko on-line? Anda bisa menggali inspirasi dari web site Uwitan.

Usaha furnitur yang awalnya dimulai di garasi kontrakan ini memiliki showroom, tetapi juga memanfaatkan websitenya sebagai toko on-line. Jadi, konsumen yang tidak dapat mengunjungi showroom-nya tetap bisa berbelanja melalui web site Uwitan.

Daftar produk Uwitan

Di bagian atas web site Uwitan pembeli dapat mengakses kategori produk. Dengan demikian, pembeli dapat menemukan barang yang mereka cari dengan lebih mudah.

Kategori produk Uwitan

Sudah Siap Memulai Bisnis On-line?

Masihkah Anda ragu untuk meng-onlinekan bisnis? Yuk, perhatikan perbandingan bisnis on-line dan offline berikut ini:

Bisnis OfflineBisnis On-line
Hanya bisa menjangkau konsumen yang mendatangi toko atau gerai Anda.Bisa membidik konsumen di mana saja asal terjangkau oleh koneksi web.
Bisnis bisa buka 24 jam, tetapi Anda harus memiliki staf untuk shift malam. Biaya operasional pun jadi bertambah.Memungkinkan Anda untuk menerima konsumen 24 jam setiap hari tanpa harus menunggui toko.
Anda harus menyiapkan modal lebih untuk mengontrak bangunan, menyiapkan perlengkapan toko, dan membayar kebutuhan seperti listrik.Anda bisa meminimalkan modal karena tidak ada toko fisik.
Pemasaran tidak terbatas pada metode offline saja, tetapi mengukur efektivitasnya tidak semudah bisnis on-line.Memungkinkan Anda untuk mengukur efektivitas pemasaran di web site maupun advertising channel lainnya.
Memahami keinginan konsumen cukup sulit karena Anda tidak bisa meminta ulasan dengan mudah.Anda bisa meminta ulasan konsumen dengan lebih mudah untuk memahami keinginan mereka.

Anda tentu tidak ingin terkendala oleh keterbatasan yang ada di bisnis offline bukan? Terlebih, saat ini sudah banyak konsumen yang menyukai belanja on-line. Jadi, tidak ada alasan yang menjauhkan Anda dari berjualan on-line.

Jika Anda ingin mulai berbisnis on-line, triknesia siap menemani perjalanan Anda menuju sukses. Internet hosting triknesia memiliki berbagai fitur unggulan yang bisa Anda manfaatkan untuk memaksimalkan toko on-line, termasuk:

  • Uptime 99,98 persen yang memastikan agar web site selalu dapat diakses konsumen.
  • LiteSpeed Net Server untuk meningkatkan kecepatan loading web site.
  • Imunify360, fitur anti malware yang menjaga keamanan web site.
  • Panel kontrol cPanel dan WordPress Administration untuk memudahkan Anda mengelola web site.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera wujudkan bisnis on-line Anda dengan membuat web site di webhosting triknesia!

Dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *