Literasi

8 Cara Belajar Menulis Artikel, Cara Gampang Bikin Artikel Online

Belajar menulis artikel –Kawan Triknesia, merangkai kata demi menyusun banyak kalimat supaya gampang dipahami pembaca, bagi pemula memang tidak mudah. Mangkanya, ada trik atau cara tersendiri agar menulis kalimat hingga menjadi sebuah artikel pun jadi gampang, gimana sih caranya?

Nah ceritanya, saya akan membawa Anda masuk dalam trik membuat artikel yang mudah, dan Anda pun jadi lebih cepat menjadikan artikel itu utuh dan enak dibaca, meski masih pemula. Kalau ngomongin cara terbaik bisa menulis, sebenarnya simpel sih, yaitu latihan terus.

Cuman, untuk lebih cepat mampu menulis artikel utuh, dan notabene masih pemula, langsung gas aja nulis dengan trik yang akan saya bagikan. Cekidot!

Belajar Menulis Artikel dengan Rangkaian Sub

Apa sih struktur artikel itu? Rangkaian artikel yang akan kita gunakan untuk menulis artikel tentunya.

Mungkin, orang menganggap hal yang pertama harus dipelajari adalah genre tulisan, tetapi itu semua kembali ke minat masing-masing penulis, kalian hobi apa, passion di bidang apa? koreksinya ada di diri masing-masing, namun di sini saya akan lebih fokus sama struktur atau sub artikelnya saja:

1. Pikirkan Tema yang Akan Anda Tulis

Tema, menjadi sebuah hal yang sangat penting bagi Anda yang ingin menulis artikel. Tema ini bertujuan agar tulisan Anda bisa diarahkan, dan tidak terlalu membahas lebar hal-hal yang berhubungan dengan pembahasan artikel. Jadi, Anda harus cari temanya terlebih dahulu.

2. Cari Referensi Mentahan untuk Menunjang Gambaran Kepenulisan

Kedua, Anda bisa langsung seksekusi mencari referensi untuk artikel yang mau disusun. Referensi di sini, dalam bentuk mentahan atau sementara ya, biar Anda lebih mudah, ingin menulis apa, dan materinya pun sudah paham mau membahas ke arah mana.

Referensi masih bisa diseleksi, kira-kira yang nggak perlu masuk, boleh dong dihapus dari pembahasan.

3. Susun Struktur Artikel dari Judul, dan Sub Judul yang dibutuhkan

Ketiga, Anda juga harus bisa memikirkan struktur artikelnya seperti apa. Nah ceritanya, struktur ini sifatnya untuk mempermudah Anda dalam menulis artikel dengan cepat. Bahkan, kalau bisa langsung sat set bikin struktur terlebih dahulu, baru bisa menulis artikel dengan mengalir.

4. Lengkapi Materi dengan Materi yang diperlukan Sub judul dan Lain-lain

Langsung deh masuk ke pembahasan mengenai materi artikel yang akan Anda ulas, pada bagian ini, lengkapi saja materinya. Jadi cari referensi lagi yang bisa mendukung sub judul. Kalau perlu, Anda bisa membubuhkan beberapa keilmuan lain yang ingin Anda selipkan, jadi ada pembahasan yang masih segar.

Mengapa? Karena artikel untuk google itu, biasanya membutuhkan keunikan tersendiri. Eh kok bahas google ya, ini nih sesuai dengan judul artikel yang ingin menyampaikan kepada Anda semua bahwa menulis artikel online dan cetak itu beda abanget, ada triknya.

5. Rangkai Kalimat Demi Kalimat Hingga Jadi Artikel Utuh

Untuk khusus pembahasan belajar menulis artikel online, akan langsung ada penjelasan tersendiri di blog ini ya, nanti aku buatkan lagi artikel khususnya. Kalau Anda sudah bisa merangkai materi yang ingin Anda jabarkan dan sudah utuh, tinggal eksekusi saja merangkai kata-katanya agar bisa dipahami oleh pembaca.

6. Koreksi Tulisan dan Buat Artikel Mengalir Enak dibaca

Wah, sebenarnya langkah di atas sudah menunjukkan bahwa artikel Anda sudah hampir jadi. Hanya tinggal memolesnya saja agar lebih enak dibaca. Yups, pada tahap inilah Anda harus bisa koreksi kembali rangkaian artikel, dan baca tulisannya, kira-kira sudah enak dibaca belum?

7. Koreksi Keredaksian

Masih belum puas kan koreksinya? Hal yang penting lainnya saat mengoreksi artikel adalah tentang keredaksiannya. Di mana seorang penulis, juga sebaiknya bisa menjadi editor sekaligus. Supaya kemampuan menulis Anda bisa lebih cepat meningkat.

Nah, langkah ini pun menuntut Anda untuk kembali mengulik isi artikel namun hanya pada bagian mengoreksi keredaksiannya saja. Jadi, Anda bisa benar-benar menyatu dan legah bisa menyelesaikan satu artikel utuh dengan segenap kemampuan yang Anda miliki.

8. Selesai

Wes nggak pakai saya jelaskan kalau poin yang ini, intinya artikel Anda sudah mencapai finish, cuman ya itu, Anda yakin nggak sama referensinya? Kalau bisa pakai buku juga buat meyakinkan atau kroscek kebenaran.

Namun bagi Anda yang bertujuan menulis artikel untuk keperluan klien di mana posisi Anda adalah Ghost Writer, selama artikel itu masih relevan dan sesuai dengan brieft yang diberikan klien, kayaknya nggak usah dikroscek kembali deh, mendingan waktu sisanya untuk menulis artikel lainnya saja.

Ngomongin soal klien yang bisa memberikan cuan untuk kita, jangan lupa mampir sama artikel saya yang lain tentang 7 Platform Menulis yang dibayar guys.

Pelajari Tipe Struktur Artikel yang Baik dan Umum digunakan

Sebenarnya banyak sih jenis strukturnya, tapi yang lebih penting adalah dua jenis, di mana Anda akan sering menemukan itu. Yaitu listicle, atau deskripsi, Anda pilih yang mana?

1. Listicle Mempermudah Pemahaman

Oh iya, Anda juga harus paham dong jenis artikel yang akan Anda tulis agar bisa sesuai dengan artikel pada umumnya dan tidak aneh saat dibaca orang. Saya masih nggak perlu menjelaskan tentang artikel yang bisa naik ke rangking atas google ya, ini masih dalam pembahasan artikel yang umum.

Namun juga sangat cocok untuk struktur kepenulisan artikel online, yaitu jenis tulisan listicle. Di mana penulisnya menyuguhkan informasi dalam bentuk poin-poin. Biasanya yang pakai cara ini, digunakan untuk menulis artikel tutorial atau langkah-langkah.

Namun ada pula penggunaan lain dalam artikel listicle, misalnya menjelaskan tentang jumlah pengguna layanan atau semacamnya. Pokoknya biasanya listicle, artikelnya saat menulis judul, kebanyakan didahului dengan angka.

2. Deskripsi, Menjabarkan Lebih Jelas

Jenis tulisan yang kedua, Anda akan bisa menemukan artikel deskripsi, di mana tulisan deskripsi ini biasanya menjabarkan tentang artikel yang tujuannya untuk menjelaskan sesuatu. Gampang kok cara membedakan antara artikel listicle dan deskripsi, ya dari judulnya saja ada angkanya atau enggak.

Contoh artikel yang menggunakan listicle, Anda bisa membaca artikel ini, sudah ada poin-poin yang akan kita jabarkan. Namun yang paling baik menurut saya, mendingan menulis artikel disesuaikan dengan selera, soalnya bisa saja dengan dua jenis, yaitu listicle dan deskripsi.

Kesimpulan

Sudah ada di akhir penjelasan artikel ini guys, ternyata belajar menulis artikel itu gampang-gampang susah kan? Harus riber ngedit-ngedit dan cari referensi. Sebenarnya nggak semuanya sih kayak gitu. Anda bisa pakai trik jitu yang ingin aku sampaikan pada kesimpulan.

Di mana Anda akan bisa menulis artikel dengan mengalir dan cepat, jika Anda sudah menguasai materi. Jadi nggak usah belibet lagi dengan materi yang ingin disampaikan, hanya perlu menyusun strukturnya saja. Jika sudah, silahkan dijabarkan sesuai dengan pengetahuan yang Anda punyai.

Bagaimana? Mudah banget kan belajar menulis artikel seperti yang telah saya jelaskan, selamat mencoba ya sobat Triknesia.

Baca Juga :  7 Platform Menulis yang Dibayar, Jenis Novel!

Nur Chafshoh

Seorang ibu rumah tangga, penulis freelance, dan juga blogger. Kesibukannya gila bareng dengan suami, nulis bareng, dan nangis bareng. Intip blog kami di Alfattah Parenting.com
Back to top button

Adblock Detected

Please Turn Off Youre Fucking Adblock bastard